BW Sebut Pemberantasan Korupsi perlu Tekad & Niat Kuat
Minggu, 08 Februari 2015 - 16:56 WIB
BW Sebut Pemberantasan Korupsi perlu Tekad & Niat Kuat
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW) mengungkapkan, terdapat janji yang belum tunai dalam membangun Indonesia.
Diakui BW, saat ini banyak penyelenggara negara yang niatnya bukan membangun Indonesia, namun malah menggunakan kewenangannya untuk kepentingan sendiri.
"Kebanyakan justru diingkari, digunakan untuk kepentingan dirinya sendiri, bukan publik," ujar BW dalam orasinya di Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Selatan, Minggu (8/2/2015).
"Kami dan kita hendak menagih janji proklamasi. Kita menagih secara berjemaah. Bukan hanya Muhammadiyah, NU, tapi semua masyarakat," imbuhnya.
Menurut BW untuk melawan korupsi gerakan #BerjemaahLawanKorupsi, harus memiliki tekad dan niat yang kuat dan menjaga jaringan yang luas di seluruh Indonesia.
"Konsolidasi gerakan, fokus kepada tujuan. Harus bersemai di seluruh hati pemuda dan rakyat Indonesia," kata BW.
Ketiga lanjut BW, dia mengingatkan untuk tidak melupakan Tuhan di setiap langkah, sikap dan tujuan terutama dalam melawan korupsi.
"Sehebat-hebatnya kita, ada zat yang paling dashyat," tandasnya.
Diakui BW, saat ini banyak penyelenggara negara yang niatnya bukan membangun Indonesia, namun malah menggunakan kewenangannya untuk kepentingan sendiri.
"Kebanyakan justru diingkari, digunakan untuk kepentingan dirinya sendiri, bukan publik," ujar BW dalam orasinya di Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Selatan, Minggu (8/2/2015).
"Kami dan kita hendak menagih janji proklamasi. Kita menagih secara berjemaah. Bukan hanya Muhammadiyah, NU, tapi semua masyarakat," imbuhnya.
Menurut BW untuk melawan korupsi gerakan #BerjemaahLawanKorupsi, harus memiliki tekad dan niat yang kuat dan menjaga jaringan yang luas di seluruh Indonesia.
"Konsolidasi gerakan, fokus kepada tujuan. Harus bersemai di seluruh hati pemuda dan rakyat Indonesia," kata BW.
Ketiga lanjut BW, dia mengingatkan untuk tidak melupakan Tuhan di setiap langkah, sikap dan tujuan terutama dalam melawan korupsi.
"Sehebat-hebatnya kita, ada zat yang paling dashyat," tandasnya.
(maf)