Komnas HAM dan LSM Protes Keras Eksekusi Mati

Senin, 19 Januari 2015 - 16:42 WIB
Komnas HAM dan LSM Protes...
Komnas HAM dan LSM Protes Keras Eksekusi Mati
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dan sejumlah LSM memerotes keras eksekusi mati enam terpidana kasus narkoba pada Minggu 18 Januari.

Ketua Komnas HAM Hafid Abbas mengatakan, ekeskusi yang dilakukan Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) berbuntut panjang dengan kecaman dari dunia internasional.

"Ini kontradiktif dari 130 negara di dunia menjauhi keadaan ini. Dubes Brazil dan Belanda di Indonesia ditarik. Protes eksekusi itu," kata Abbas saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin (19/1/2015).

Menurut Abbas, langkah Jokowi menghukum mati para narapidana bisa menjadi kick balik terhadap ratusan warga Indonesia yang terancam hukuman mati di luar negeri

Sementara kata Abbas, posisi Indonesia cenderung lemah dalam melindungi terhadap WNI di luar negeri.

"Jadi yang harus dibenahi negara adalah infrastruktur hukum. Untuk berantas narkotika bukan mengedepankan hukuman mati," ujarnya.

Komnas HAM dan sejumlah LSM kemanusiaan seperti Kontras, Migrant care, LBH Indonesia, Setara Institut dan perwakilan Gereja Katolik Indonesia meminta Jokowi melakukan moratorium hukuman mati.

Bahkan, pemerintah berkewajiban menghapus hukuman mati demi penghormatan terhadap hak-hak kemanusiaan. (Rakhmat)
(dam)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Segera Punya Motor Listrik Nasional, Siap Diluncurkan dalam Hitungan Minggu
BGN Nunggak ke Pihak...
BGN Nunggak ke Pihak Ketiga Rp1,6 Triliun pada 2025, Ada untuk EO hingga Jasa Konsultan
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Prabowo Apresiasi Panen...
Prabowo Apresiasi Panen Raya Inisiasi TNI Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Don Ritto Pakai Rompi...
Don Ritto Pakai Rompi Pink, Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan Agung
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved