Ini Diduga Alasan MK Tolak Todung dan Refly Jadi Pansel

Senin, 15 Desember 2014 - 15:14 WIB
Ini Diduga Alasan MK...
Ini Diduga Alasan MK Tolak Todung dan Refly Jadi Pansel
A A A
JAKARTA - Pengamat Hukum Tata Negara dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung Prof Asep Warlan Yusuf menduga keberatan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap dua nama anggota panitia seleksi (pansel) hakim konstitusi karena alasan konflik kepentingan.

Menurut dia, tidak ada yang meragukan integritas moral dan kapasitas yang dimiliki Todung Mulya Lubis dan Refly Harun.

"Todung dan Refly kan sering beracara di MK. Nah, ini mungkin yang dikhawatirkan MK bahwa akan terjadi conflict of interest dengan calon hakim yang akan dipilihnya nanti, misalnya jangan sampai ada utang budi keduanya dengan hakim," ujar Asep ketika dihubungi Sindonews, Senin (15/12/2014).

Namun, menurut Asep, kekhawatiran tersebut hanya faktor psikologis saja dan belum tentu Todung dan Refly akan melakukan hal seperti itu.

Dia mengaku bisa memahami langkah Ketua MK Hamdan Zoelva yang menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika mengkhawatirkan faktor konflik kepentingan itu.

"Ini maksudnya baik tapi caranya tidak bijak. Bagaimanapun kewenangan membentuk pansel itu ada pada presiden dan MK tidak boleh melakukan intervensi," ujarnya.
(kri)
Berita Terkait
Survey Sentimen Publik...
Survey Sentimen Publik atas Putusan MK Soal Ambang Batas Presiden
Tanpa Proses Kocok Ulang,...
Tanpa Proses Kocok Ulang, Saldi Isra Kembali Jabat Hakim MK
Jelang Putusan Dugaan...
Jelang Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Begini Kondisi Terkini di Gedung Mahkamah Konstitusi
Akademisi Nilai MK Terancam...
Akademisi Nilai MK Terancam Jadi Lembaga Perusak Konstitusi
MK Tolak Gugatan Syarat...
MK Tolak Gugatan Syarat Usia Minimal Hakim Konstitusi 55 Tahun
Putusan MK Diharapkan...
Putusan MK Diharapkan Diterima Semua Pihak
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved