KontraS Pesimis Rezim Jokowi Bisa Realisasikan Agenda HAM

Minggu, 14 Desember 2014 - 12:16 WIB
KontraS Pesimis Rezim...
KontraS Pesimis Rezim Jokowi Bisa Realisasikan Agenda HAM
A A A
JAKARTA - Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) pesimis sejumlah agenda HAM ke depan akan bisa direalisasikan oleh rezim Joko Widodo (Jokowi).

KontraS berpendapat, pengelolaan politik pencitraan seharusnya bisa dijadikan energi untuk merebut dukungan pubik dan mempopuliskan isu-isu HAM pada banyak sektor seperti pembangunan, hukum, politik dan relasi warga negara.

"Perayaan hari HAM sedunia yang jatuh pada 10 Desember 2014 masih diwarnai dengan tragedi-tragedi kemanusiaan yang telah mereduksi agenda akuntabilitas negara," ujar Koordinator KontraS Haris Azhar di Cheese Cake Factory, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu (14/12/2014).

Sejumlah sektor publik yang layak mendapat sorotan akuntabilitas berdimensi HAM seperti pembangunan, pemerintah, politik, hukum, etika, bisnis dan aktivisme masih minim mendapat perhatian pemerintah.

"Pada catatan akhir tahun KontraS kali ini akan memotret dimensi pemenuhan akuntabilitas negara melalui tiga indikator utama," tuturnya.

Tiga indikator utama itu, tambah dia, pertanggungjawaban negara (state responsibility), kemampuan negara untuk menjawab tantangan-tantangan HAM (state answerbility) dan kapasitas negara dalam menegakkan agenda kebijakan, hukum dan instrumen HAM (state enforceability).
(kri)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Sorot...
Presiden Jokowi Sorot dan Akui Pelanggaran HAM di Masa Lalu
Komnas HAM Apresiasi...
Komnas HAM Apresiasi Tanggapan Presiden Jokowi soal Pelanggaran HAM Masa Lalu
Presiden Jokowi Upayakan...
Presiden Jokowi Upayakan Pemulihan Hak-hak Korban Peristiwa HAM Berat Masa Lalu
Masa Kerja Tim PPHAM...
Masa Kerja Tim PPHAM Berakhir Desember, Jokowi: Bisa Diperpanjang
Jokowi Akui Pelanggaran...
Jokowi Akui Pelanggaran HAM Berat di Masa Lalu: Saya Sangat Menyesalkan
Aktivis 98 Sebut Pengusutan...
Aktivis 98 Sebut Pengusutan Pelanggaran HAM era Jokowi Cukup Progresif
Berita Terkini
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved