Program Kuliah S2 Bagi Terpidana Korupsi Dihentikan

Sabtu, 06 Desember 2014 - 01:09 WIB
Program Kuliah S2 Bagi...
Program Kuliah S2 Bagi Terpidana Korupsi Dihentikan
A A A
JAKARTA - Program kuliah S2 bagi terpidana korupsi di Lapas Sukamiskin menuai kritik. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasona Laoly mengaku program tersebut sudah dihentikan.

"Saya sudah suruh berhentikan," kata Yasona di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (5/12/2014).

Politikus PDI Perjuangan ini mengaku, program kuliah S2 di Lapas Sukamiskin Jawa Barat tidak tepat. Pasalnya, terpidana korupsi hidupnya sudah mapan.

"Kalau pun keluar dari situ sudah settle, hidupnya sudah baikkan mereka itu," imbuhnya.

Program tersebut sudah pernah diikuti oleh mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, terpidana kasus suap impor daging sapi dan terpidana korupsi SKK Migas Rudi Rubiandini.

"Saya sudah minta direview dan itu pasti sih tidak bisa lagi. Pesan saya kemarin tidak," tegasnya.
(sms)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved