Tiga Nama ini Dianggap Layak Pimpin PPP
Minggu, 12 Oktober 2014 - 15:21 WIB
Tiga Nama ini Dianggap Layak Pimpin PPP
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah nama disebut-sebut akan meramaikan bursa pengganti Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali.
Adapun terdapat tiga nama kader PPP yang disebut layak menggantikan Suryadharma Ali (SDA), yakni Wakil Ketua Umum DPP PPP Emron Pangkapi dan Lukman Hakim Saifuddin, serta Ketua Fraksi PPP Hazrul Azwar.
Sekretaris Jenderal DPP PPP M Romahurmuziy mengakui ketiga mam a itu pantas untuk mencalonkan ketua umum DPP PPP periode mendatang.
Kendati begitu, menurut Romahumurziy, politik di internal PPP masih dinamis. "Nanti kita lihat saja," katanya di Hotel Atlet Century, Jakarta, Minggu (12/10/2014).
PPP akan menggelar Muktamar ke VII di Surabaya, Jawa Timur. "Muktamar diseleggrakan dalam sirituasi cepat, kandidat belum muncul," kata politikus yang akrab disapa Romi ini.
Romi juga mempersilakan jika Menpera Djan Farid berniat maju sebagai calon ketua umum. Sementara, SDA sendiri tidak bisa maju lantaran sudah menjabat selama dua periode."Kader memiliki hak sama untuk maju, bila Pak Djan serius untuk maju silakan hadir," katanya.
Seperti diketahui, PPP sempat dilanda konflik internal. Partai berlambang kakbah ini terbelah menjadi dua kelompok. Kubu Sekretaris Jenderal DPP PPP M Romahumruziy atau Romi pernah memecat SDA dari jabatan ketua umum DPP PPP. Kemudian, mengangkat Emron Pangkapi sebagai Plt ketua umum PPP.
Menyikapi pemecatan itu, SDA pun memecat balik beberapa pengurus PPP termasuk Romi. Konflik ini mulai mereda ketika Mahkamah Partai PPP memutuskan agar kepengurusan partai kembali seperti semula, yakni SDA tetap menjabat ketua umum DPP PPP dan Romi sebagai sekretaris jenderal DPP PPP.
Adapun terdapat tiga nama kader PPP yang disebut layak menggantikan Suryadharma Ali (SDA), yakni Wakil Ketua Umum DPP PPP Emron Pangkapi dan Lukman Hakim Saifuddin, serta Ketua Fraksi PPP Hazrul Azwar.
Sekretaris Jenderal DPP PPP M Romahurmuziy mengakui ketiga mam a itu pantas untuk mencalonkan ketua umum DPP PPP periode mendatang.
Kendati begitu, menurut Romahumurziy, politik di internal PPP masih dinamis. "Nanti kita lihat saja," katanya di Hotel Atlet Century, Jakarta, Minggu (12/10/2014).
PPP akan menggelar Muktamar ke VII di Surabaya, Jawa Timur. "Muktamar diseleggrakan dalam sirituasi cepat, kandidat belum muncul," kata politikus yang akrab disapa Romi ini.
Romi juga mempersilakan jika Menpera Djan Farid berniat maju sebagai calon ketua umum. Sementara, SDA sendiri tidak bisa maju lantaran sudah menjabat selama dua periode."Kader memiliki hak sama untuk maju, bila Pak Djan serius untuk maju silakan hadir," katanya.
Seperti diketahui, PPP sempat dilanda konflik internal. Partai berlambang kakbah ini terbelah menjadi dua kelompok. Kubu Sekretaris Jenderal DPP PPP M Romahumruziy atau Romi pernah memecat SDA dari jabatan ketua umum DPP PPP. Kemudian, mengangkat Emron Pangkapi sebagai Plt ketua umum PPP.
Menyikapi pemecatan itu, SDA pun memecat balik beberapa pengurus PPP termasuk Romi. Konflik ini mulai mereda ketika Mahkamah Partai PPP memutuskan agar kepengurusan partai kembali seperti semula, yakni SDA tetap menjabat ketua umum DPP PPP dan Romi sebagai sekretaris jenderal DPP PPP.
(dam)