PDIP Bantah Iming-imingi PPP Kursi Menteri
Selasa, 07 Oktober 2014 - 20:41 WIB
PDIP Bantah Iming-imingi PPP Kursi Menteri
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan tidak pernah mengiming-imingi PPP kursi menteri.
Komunikasi antara PDIP dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebatas mengenai pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MPR.
Sinyal PPP menyeberang ke kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menguat.
Isyarat itu terlihat dari pernyataan Sekretaris Jenderal DPP PPP M Romahurmuziy yang menyebut partainya ditinggalkan Koalisi Merah Putih.
"Kami belum bicara seperti itu (jabatan menteri)," kata Ketua Fraksi PDIP Puan Maharani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 7 Oktober 2014.
Dia mengaku ada ruang komunikasi antara partainya dan PPP dalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MPR.
Hal itu, menurut dia, berbeda ketika pemilihan Ketua dan Wakil Ketua DPR.
Menurut Puan, jika PPP bergabung dalam koalisi pengusung Joko Widodo, maka memiliki kans besar meraih kursi salah satu kursi pemimpin di MPR.
"Kami berkeinginan MPR. Insya Allah kita akan melihat yang dihasilkan MPR memang suatu hal yang bisa dilakukan bersama," tuturnya.
Komunikasi antara PDIP dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebatas mengenai pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MPR.
Sinyal PPP menyeberang ke kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menguat.
Isyarat itu terlihat dari pernyataan Sekretaris Jenderal DPP PPP M Romahurmuziy yang menyebut partainya ditinggalkan Koalisi Merah Putih.
"Kami belum bicara seperti itu (jabatan menteri)," kata Ketua Fraksi PDIP Puan Maharani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 7 Oktober 2014.
Dia mengaku ada ruang komunikasi antara partainya dan PPP dalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MPR.
Hal itu, menurut dia, berbeda ketika pemilihan Ketua dan Wakil Ketua DPR.
Menurut Puan, jika PPP bergabung dalam koalisi pengusung Joko Widodo, maka memiliki kans besar meraih kursi salah satu kursi pemimpin di MPR.
"Kami berkeinginan MPR. Insya Allah kita akan melihat yang dihasilkan MPR memang suatu hal yang bisa dilakukan bersama," tuturnya.
(dam)