Kawal Jokowi-JK, PDIP Harus Pimpin Koalisi
Kamis, 02 Oktober 2014 - 16:52 WIB
Kawal Jokowi-JK, PDIP Harus Pimpin Koalisi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) akan berhadapan dengan kuatan Koalisi Merah Putih pendukung Prabowo-Hatta di parlemen untuk lima tahun ke depan. Karena itu, PDIP harus mulai mengambil kepemimpinan koalisi pendukung Jokowi-JK.
"Dengan realitas politik yang sudah seperti itu. PDIP perlu segera mereposisi diri menjadi partai pemerintah dan memimpin dalam koalisi," kata Pengamat Politik LIPI Siti Zuhro kepada Sindonews, Kamis (2/10/2014).
Siti Zuhro menilai, dukungan Koalisi Indonesia Hebat diperlukan untuk mendukung penuh supaya pemerintahan Jokowi lima tahun ke depan berjalan efektif.
Kepemimpinan Jokowi, kata dia, sangat diharapkan mampu meredam kekuatan politik di DPR. Agar koalisi pendukung Prabowo-Hatta menjadi penyeimbang kekuatan dengan konstruktif.
"Tidak asal oposisi yang cenderung pokoke, agar pemerintahan berjalan efektif dan bermanfaat bagi rakyat," tukasnya.
Seperti diketahui, Koalisi Merah Putih mempunyai kekuatan politik yang kuat di parlemen. Lima pimpinan DPR dikuasai yang diajukan dengan cara sistem paket.
PDIP sebagai pemenang pemilu tidak bisa mengajukan paket pimpinan DPR lantaran hanya ada empat fraksi, sementara syaratnya mengajukan paket pimpinan minal diajukan oleh lima fraksi.
"Dengan realitas politik yang sudah seperti itu. PDIP perlu segera mereposisi diri menjadi partai pemerintah dan memimpin dalam koalisi," kata Pengamat Politik LIPI Siti Zuhro kepada Sindonews, Kamis (2/10/2014).
Siti Zuhro menilai, dukungan Koalisi Indonesia Hebat diperlukan untuk mendukung penuh supaya pemerintahan Jokowi lima tahun ke depan berjalan efektif.
Kepemimpinan Jokowi, kata dia, sangat diharapkan mampu meredam kekuatan politik di DPR. Agar koalisi pendukung Prabowo-Hatta menjadi penyeimbang kekuatan dengan konstruktif.
"Tidak asal oposisi yang cenderung pokoke, agar pemerintahan berjalan efektif dan bermanfaat bagi rakyat," tukasnya.
Seperti diketahui, Koalisi Merah Putih mempunyai kekuatan politik yang kuat di parlemen. Lima pimpinan DPR dikuasai yang diajukan dengan cara sistem paket.
PDIP sebagai pemenang pemilu tidak bisa mengajukan paket pimpinan DPR lantaran hanya ada empat fraksi, sementara syaratnya mengajukan paket pimpinan minal diajukan oleh lima fraksi.
(kri)