Menkum HAM Diminta Usir WNA Ilegal di Indonesia

Kamis, 04 September 2014 - 22:27 WIB
Menkum HAM Diminta Usir...
Menkum HAM Diminta Usir WNA Ilegal di Indonesia
A A A
JAKARTA - Menkum HAM Amir Syamsuddin diminta mengusir WNA yang tak memiliki dokumen izin tinggal alias ilegal dari Indonesia. Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa NKRI mendatangi Kemenkum HAM untuk meminta Amir merealisasikan tuntutan tersebut.

Kordinator Gerakan Mahasiswa NKRI Mukmin Ilyas mengatakan, penyusupan WNA yang tidak memiliki dokumen menjadi persoalan yang dapat mengancam kedaulatan Indonesia.

"Tujuan kita untuk mempertegas banyaknya persoalan WNA yang ada di Indonesia yang tidak memiliki dokumen izin tinggal," kata Mukmin di Gedung Kemenkum HAM, Jakarta, Kamis (4/9/2014).

Dia pun mengambil contoh kasus Kentjana Sutjiawan, Warga Negara Tiongkok yang memalsukan dokumen izin tinggal demi menguasai harta bendanya. Padahal, seharusnya Kentjana alias Xie Ligen dideportasi pada 22 April 2013 seusuai putusan Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM.

"Saya contohkan seperti kasus Kentjana Sutjiawan sampai saat ini belum dideportasi. Kami mempertanyakan kenapa Menkum HAM dan Dirjen Imigrasi tidak segera mendeportasi orang tersebut. Ada apa? Ini bisa menjadi persoalan krusial yang dapat mengancam kedaulatan Indonesia," tegasnya.

Kentjana diduga ingin menguasai tanah dan bangunan di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Demi melakukan hal itu, dia pun diketahui memalsukan dokumen izin tinggal di Indonesia.

Sementara, Juru Bicara Gerakan Mahasiswa NKRI Sukri menyatakan kedaulatan Indonesia sudah sangat kacau. "Karena adanya WNA ilegal yang bebas tinggal dan keluar masuk," jelas Sukri.

Dia meminta Menkum HAM dan Dirjen Imigrasi tak pandang bulu dalam menindak tegas WNA ilegal yang memiliki masalah hukum. "Artinya kita meminta siapapun dia mau pejabat atau orang kaya yang tidak memiliki dokumen yang sah sesuai undang-undang di Indonesia, kami minta untuk segera dideportasi," tuntasnya.
(kri)
Berita Terkait
Rakornas Penegakan Hukum...
Rakornas Penegakan Hukum Terpadu Jelang Pemilu 2024
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Hukum di antara Akal...
Hukum di antara Akal dan Nurani
Penegakan Hukum Sontoloyo
Penegakan Hukum Sontoloyo
Demi Penegakan Hukum...
Demi Penegakan Hukum yang Lebih Luas, LQ Lawfirm Terus Berbenah
Survei Polling Institute:...
Survei Polling Institute: Kondisi Penegakan Hukum Perlu Perbaikan
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved