Lima Kementerian Dipegang Satu Menteri Dinilai Tak Efektif

Senin, 01 September 2014 - 06:03 WIB
Lima Kementerian Dipegang...
Lima Kementerian Dipegang Satu Menteri Dinilai Tak Efektif
A A A
JAKARTA - Menko Perekonomian Chairul Tanjung akan mengisi lima kementerian di bawahnya karena menterinya dilantik sebagai anggota DPR periode 2014-2019. Mereka adalah Kementerian PDT, Kementerian ESDM, Kemenhub, Kemenhut dan Kemenkop dan UKM.

Direktur Eksekutif PolcoMM Institute Heri Budianto menilai, hal itu justru menjadi tidak efektif. Karena, menjalankan tugas satu kementerian saja menjadi tugas yang berat, apalagi jika harus memegang enam kementerian sekaligus.

“Saya kira tidak akan berjalan baik kalau Menko yang pegang, berat itu,” ujarnya ketika dihubungi SINDO di Jakarta, Minggu 31 Agustus 2014.

Lebih jauh, Heri mengatakan, posisi menteri itu bisa saja dipilih dari orang yang ada di dalam kementerian tersebut untuk memudahkan. Meski begitu, harus dilihat beban kerja dari tiap kementerian untuk menjadi acuan dalam menunjuk pengganti menteri.

“Masing-masing kementerian kan beda porsi kerjanya, dan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) nya beda,” terang Doktor Media dan Cultural Studies dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta itu.

Oleh karena itu, sambung Heri, sebaiknya para menteri yang telah ditunjuk oleh presiden harus berkomitmen selama lima tahun ke depan. Sehingga idealnya, para menteri tidak mencalonkan diri sebagai caleg. Tapi harus diakui bahwa membangun etika politik itu sulit.

“Sulit menurut saya, orang-orang parpol menginginkan posisi menteri. Idealnya, etika politik yang lebih diutamakan,” tandasnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kesra (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan, mengenai kekosongan sejumlah kementerian tersebut keputusannya tergantung Presiden SBY. Karena, memang posisi tersebut tidak boleh kosong.

“Tergantung Presiden,” ujar Agung di Jakarta belum lama ini.

Menurut Agung, akan ada dua kemungkinan untuk mengisi delapan kementerian tersebut. Kementerian bisa dirangkap, atau bisa juga dibagi-bagi. Karena, kekosongan tersebut harus diisi jelang transisi dari KIB II ke pemerintahan Jokowi-JK.

“Semestinya, tidak boleh kosong karena nanti ada peralihan ke kabinet baru,” tuutpnya.

Seperti yang diketahui, delapan menteri telah terpilih menjadi Anggota DPR pada Pileg 9 April 2014 yakni, Menteri ESDM Jero Wacik, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, Menhut Zulkifli Hasan, Menhub EE Mangindaan, Menteri PDT Helmy Faishal, Menkominfo Tifatul Sembiring, Menakertrans Muhaimin Iskandar, dan Menag Lukman Hakim Saifuddin.

Menurut ketentuan, delapan menteri tersebut harus mengundurkan diri paling lambat pada tanggal 25 September 2014 mendatang, untuk dilantik menjadi Anggota DPR.
(kri)
Berita Terkait
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Reshuffle Kabinet Diyakini...
Reshuffle Kabinet Diyakini Mampu Genjot Kinerja
Persepi Sebut Opini...
Persepi Sebut Opini Publik Tak Sepenuhnya Jadi Ukuran Kinerja Kementerian
Perombakan Kabinet Dinilai...
Perombakan Kabinet Dinilai Masih Menunjukkan Politik Transaksional
Perbaiki Kinerja Kabinet,...
Perbaiki Kinerja Kabinet, Relawan Jokowi Dorong Reshuffle
Reshuffle Kabinet Harus...
Reshuffle Kabinet Harus Berbasis Kinerja, Bukan Letupan Politik
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
Tak Satu Pun Pasukan...
Tak Satu Pun Pasukan Iran Tewas, Serangan Balas Dendam AS Gagal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved