Rakyat dipaksa terima kecurangan hasil pileg

Minggu, 11 Mei 2014 - 19:16 WIB
Rakyat dipaksa terima...
Rakyat dipaksa terima kecurangan hasil pileg
A A A
Sindonews.com - Menurut mantan Juru Bicara (Jubir) Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie Massardi, pelaksanaan Pemilu legislatif (Pileg) 2014 lebih buruk dari Pileg 2009.

Oleh karena itu, Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini mengaku heran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang seolah mengabaikan adanya sejumlah pelanggaran pemilu yang telah terjadi.

Kendati demikian, dia terkesan pesimis Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk perpanjangan masa rekapitulasi hasil pileg tingkat nasional.

Sebab, menurut dia, hampir semua partai politik (parpol) menerima hasil rekapitulasi atau hasil real count KPU tersebut. "Tidak mungkin (Keluarkan Perppu) securang apapun, hakekatnya kan juga menguntungkan partai lain, makanya mereka sepakat," ujarnya di Galery Cafe Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (11/5/2014).

Sehingga, lanjut dia, yang bisa dilakukan rakyat saat ini adalah, harus lebih cerdas dalam memilih capres dan cawapres yang bakal maju di Pilpres Juli 2014 mendatang.

Pria yang juga sebagai sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) ini merasa heran, karena rakyat dipaksa untuk menerima hasil pileg yang diwarnai dengan berbagai kecurangan.

Meski diakuinya hasil rekapitulasi suara nasional Pileg 2014 memang sudah final. Namun dia merasa pesimis jika pemilu yang penuh kecurangan itu dapat diulang kembali.

"Saya kira hasil Pemilu legislatif memang sudah final, dan saya lihat tidak bisa diapa-apain lagi. Rakyat dipaksa menerima karena sudah disepakati semua partai politik," tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
KPK Sebut Sudewo Bakal...
KPK Sebut Sudewo Bakal Jalani Persidangan di Pengadian Negeri Semarang
Akhiri Kunjungan ke...
Akhiri Kunjungan ke Prancis, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air
KPK: Bupati Pekalongan...
KPK: Bupati Pekalongan Ancam Berhentikan Pegawai Outsourcing Jika Tak Mendukung
Pertemuan Istana Elysee,...
Pertemuan Istana Elysee, Denny JA: Macron-Prabowo Arsitek Poros Baru Negara Menengah
Masjid Dekat Rumah Amien...
Masjid Dekat Rumah Amien Rais Dapat Kiriman Sapi Kurban dari Pak TIW saat Iduladha
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved