Kesaksian JK, Sri Mulyani & Boediono diminta tak dipolitisasi
Kamis, 08 Mei 2014 - 15:01 WIB
Kesaksian JK, Sri Mulyani & Boediono diminta tak dipolitisasi
A
A
A
Sindonews.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) meminta kesaksian dari mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) dan terakhir mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono terkait kasus bailout Bank Century.
Inisiator Tim Pengawas (Timwas) Century Maruarar Sirait meminta kesaksian yang disampaikan ketiganya di depan Majelis Hakim Tipikor untuk tidak dipolitisasi. Mengingat sesuai dengan hasil rapat paripurna DPR, maka persoalan itu diserahkan sepenuhnya kepada lembaga penegak hukum.
"Jadi saya rasa Century harus jadi masalah hukum, jangan dipolitisasi. Semua harus didengar kesaksiannya," kata pria yang akrab disapa Ara ini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/5/2014).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga meminta agar semua pihak menghormati semua pernyataan yang dilontarkan ketiganya di depan Majelis Hakim Tipikor.
"Kita menghormati (apa yang disampaikan), sebagai anggota DPR harus objektif. Pak JK berpandangan seperti apa, Pak Boediono seperti apa, Bu Sri Mulyani seperti apa. Kita memberi dukungan KPK menuntaskan ini," tuntasnya.
Inisiator Tim Pengawas (Timwas) Century Maruarar Sirait meminta kesaksian yang disampaikan ketiganya di depan Majelis Hakim Tipikor untuk tidak dipolitisasi. Mengingat sesuai dengan hasil rapat paripurna DPR, maka persoalan itu diserahkan sepenuhnya kepada lembaga penegak hukum.
"Jadi saya rasa Century harus jadi masalah hukum, jangan dipolitisasi. Semua harus didengar kesaksiannya," kata pria yang akrab disapa Ara ini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/5/2014).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga meminta agar semua pihak menghormati semua pernyataan yang dilontarkan ketiganya di depan Majelis Hakim Tipikor.
"Kita menghormati (apa yang disampaikan), sebagai anggota DPR harus objektif. Pak JK berpandangan seperti apa, Pak Boediono seperti apa, Bu Sri Mulyani seperti apa. Kita memberi dukungan KPK menuntaskan ini," tuntasnya.
(kri)