Sistem proporsional terbuka picu perilaku korupsi

Senin, 05 Mei 2014 - 15:21 WIB
Sistem proporsional...
Sistem proporsional terbuka picu perilaku korupsi
A A A
Sindonews.com - Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 menggunakan sistem proporsional terbuka. Meski telah menggunakan sistem yang memberikan hak pilih secara langsung kepada rakyat, ternyata masih jauh dari kata sempurna. Bahkan, cenderung menghasilkan anggota dewan yang korup.

Pengamat Pemilu dari Perludem Titi Anggraini mengatakan, sistem pemilu proporsional terbuka cenderung mendorong terjadinya politik uang dan transaksional.

"Ini akibat sistem pemilu yang dipilih. Saat menyusun pembahasan undang-undang juga sudah erat dengan kompromi-kompromi," ungkap Titi, dalam diskusi MPR, Jakarta, Senin (5/5/2014).

Titi menambahkan, apapun sistem pemilu yang akan dipakai Indonesia, kalau kaderisasi parpol belum kuat maka tidak akan berjalan dengan baik. Bahkan, sistem pemilu terbuka memicu terjadinya kanibalisme antar caleg di partai politik yang sama.

"Kaderisasi parpol belum kuat dan rekruitmennya tidak terbuka. Ini memicu terjadinya kanibalisasi antar caleg satu partai. Contoh ada satu caleg habis Rp7,5 miliar tapi dikadali temannya sendiri di satu partai. Padahal, sama-sama perempuan dan sama-sama kadal," paparnya.

Dia menegaskan, selama kaderisasi tidak berjalan dengan baik, jangan berharap sistem pemilu akan berhasil dengan baik. "Ketika diadopsi sistem terbuka dengan kaderisasi lemah, maka memicu perilaku korupsi," terang Titi.

Kemudian, lanjut Titi, apakah kalau tertutup berhasil? Ternyata tidak juga. "Selama transparansi dana partai belum terjadi dan kaderisasi partai tidak berjalan dengan baik ya sama saja," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved