Irman nilai pemilu aman tidak jaminan berkualitas
Senin, 28 April 2014 - 17:42 WIB
Irman nilai pemilu aman tidak jaminan berkualitas
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman menilai Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 berjalan dengan aman dan tertib. Namun, tidak menjamin pemilu itu berkualitas.
Hal ini disampaikan Irman dalam kunjungannya ke redaksi SINDO. Pada kesempatan itu dia juga menyampaikan, aman dan tertib tidak menjadi jaminan hasil pemilu itu berkualitas. Menurutnya, pemilu berkualitas dapat diukur dari rendahnya tindakan politik uang.
"Tapi, soal kualitas masih harus diuji. Money politics masih banyak terjadi. Tetapi kalau apapun yang terjadi, saya ketemu duta besar dan orang luar negeri mereka apresiasi, demokrasi kita semakin baik," ujar Irman di Auditorium Gedung Sindo, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (28/4/2014).
Pada kesempatan itu dia juga mengatakan, koalisi antar partai politik (parpol) tidak bisa dihindari dalam sistem multipartai. Lanjutnya, koalisi dilakukan tidak cukup hanya di pemerintahan, tapi koalisi juga perlu dilakukan di parlemen.
"Kita multipartai tentu harus ada upaya penyederhanaan partai, koalisi tidak terhindarkan untuk sistim yang kita bangun," ucapnya.
Hal ini disampaikan Irman dalam kunjungannya ke redaksi SINDO. Pada kesempatan itu dia juga menyampaikan, aman dan tertib tidak menjadi jaminan hasil pemilu itu berkualitas. Menurutnya, pemilu berkualitas dapat diukur dari rendahnya tindakan politik uang.
"Tapi, soal kualitas masih harus diuji. Money politics masih banyak terjadi. Tetapi kalau apapun yang terjadi, saya ketemu duta besar dan orang luar negeri mereka apresiasi, demokrasi kita semakin baik," ujar Irman di Auditorium Gedung Sindo, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (28/4/2014).
Pada kesempatan itu dia juga mengatakan, koalisi antar partai politik (parpol) tidak bisa dihindari dalam sistem multipartai. Lanjutnya, koalisi dilakukan tidak cukup hanya di pemerintahan, tapi koalisi juga perlu dilakukan di parlemen.
"Kita multipartai tentu harus ada upaya penyederhanaan partai, koalisi tidak terhindarkan untuk sistim yang kita bangun," ucapnya.
(kur)