Uang Rp500 juta utang Susi kepada Akil
Kamis, 24 April 2014 - 17:31 WIB
Uang Rp500 juta utang Susi kepada Akil
A
A
A
Sindonews.com - Advokat yang kini menjadi terdakwa kasus suap sengketa Pemilukada Lebak, Susi Tur Andayani tidak menampik pernah mengirim uang Rp500 juta kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.
Akil mengatakan, uang dari Susi tidak terkait dengan sengketa Pemilukada Lampung Selatan. "Enggak ada (kaitan). Itu tidak ada kaitan dengan (Pemilukada) Lampung Selatan," kata Akil Mochtar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (24/4/2014).
Hal itu disampaikan Akil saat bersaksi untuk terdakwa Susi Tur Andayani, terdakwa kasus dugaan suap sengketa Pemilukada Lebak, Banten yang ditengarai telah terjadi suap.
Mantan anggota DPR Fraksi Golkar ini tidak pernah menampik pernah menghubungi Susi. Namun dalam kepentingan untuk menagih utang. "Sudah menang kok enggak ada kabarnya, karena saya bermaksud menagih utang dia," tukas Akil.
Pada persidangan sebelumnya, Susi mengaku mengirim ke rekening pribadi Akil Mochtar sebesar Rp250 juta, kemudian dengan jumlah yang sama dia mengaku mengirim ke CV Ratu Samagat, perusahaan milik istri Akil, Ratu Rita. Pada kesempatan itu, Susi juga menyangkal uang tersebut berkaitan dengan Pemilukada Lampung selatan.
Akil mengatakan, uang dari Susi tidak terkait dengan sengketa Pemilukada Lampung Selatan. "Enggak ada (kaitan). Itu tidak ada kaitan dengan (Pemilukada) Lampung Selatan," kata Akil Mochtar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (24/4/2014).
Hal itu disampaikan Akil saat bersaksi untuk terdakwa Susi Tur Andayani, terdakwa kasus dugaan suap sengketa Pemilukada Lebak, Banten yang ditengarai telah terjadi suap.
Mantan anggota DPR Fraksi Golkar ini tidak pernah menampik pernah menghubungi Susi. Namun dalam kepentingan untuk menagih utang. "Sudah menang kok enggak ada kabarnya, karena saya bermaksud menagih utang dia," tukas Akil.
Pada persidangan sebelumnya, Susi mengaku mengirim ke rekening pribadi Akil Mochtar sebesar Rp250 juta, kemudian dengan jumlah yang sama dia mengaku mengirim ke CV Ratu Samagat, perusahaan milik istri Akil, Ratu Rita. Pada kesempatan itu, Susi juga menyangkal uang tersebut berkaitan dengan Pemilukada Lampung selatan.
(maf)