KPU pertanyakan rekomendasi Nias Selatan pemilu ulang

Kamis, 24 April 2014 - 12:58 WIB
KPU pertanyakan rekomendasi...
KPU pertanyakan rekomendasi Nias Selatan pemilu ulang
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempertanyakan kesimpulan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang merekomendasikan pencoblosan ulang di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Nias Selatan.

Menurut anggota KPU Arief Budiman mengatakan, seharusnya Bawaslu mempertimbangkan banyak aspek jika meminta agar seluruh TPS diulang. Aspek tersebut yakni pertama persiapan logistik, kedua proses rekap yang sudah di tingkat provinsi, dan ketiga soal anggaran.

"Selain itu, apa memang semua kecamatan di sana itu bermasalah sehingga harus diulang. Bagaimana kalau misalnya ada TPS yang prosesnya berjalan baik, apa itu tidak mencederai hak warga?" kata Arief di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (24/4/2014).

Diingatkan Arief, jika semua TPS di Nias Selatan harus diulang, maka hajat demokrasi itu akan digelar di 1.000 TPS.

Namun jika Bawaslu bersikukuh tetap merekomendasikan pencoblosan ulang di Nias Selatan, KPU menunggu surat rekomendasi itu. Karena hingga saat ini KPU belum menerima surat rekomendasi Bawaslu mengenai pencoblosan ulang di Kabupaten Nias Selatan.

"Kami belum bisa katakan apakah bisa dilakukan pemilu ulang di semua TPS kalau belum ada rekomendasi Bawaslu," ujarnya.

Sementara, alasan Bawaslu merekomendasikan pencoblosan ulang di Nias Selatan dilatarbelakangi kecurangan yang diduga dilakukan secara masif. Komisioner Bawaslu Nelson Simanjuntak mengatakan, rekomendasi itu dikeluarkan setelah Bawaslu turun langsung ke Nias Selatan.

Kecurangan terjadi karena penyelenggara, termasuk anggota KPU Kabupaten Nias Selatan tidak netral. Menurutnya banyak surat suara tercoblos di luar TPS, juga banyak C1 yang dibuang-buang selain isinya dicoret-coret. "Ada juga TPS yang jumlah surat suaranya melebih jumlah pemilih," ujarnya.

Rencananya hari ini Bawaslu akan mengirimkan surat rekomendasi ke KPU pusat agar pemilu legislatif di daerah tersebut diulang di seluruh TPS. "Nias Selatan kami rekomendasikan ke KPU agar seluruhnya pemungutan suara ulang. Ada 31 kecamatan," ujar Nelson.
(hyk)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Kapal Selam Nuklir AS...
Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan, Korea Utara Marah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved