Kuasai Boyolali, kinerja Banteng diragukan

Selasa, 22 April 2014 - 17:34 WIB
Kuasai Boyolali, kinerja...
Kuasai Boyolali, kinerja Banteng diragukan
A A A
Sindonews.com - Kemenangan telak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam pemilu legislatif (pileg) tingkat DPRD Kabupaten Boyolali, dilihat sinis oleh sebagian pihak. Di antaranya datang dari pengamat politik Universitas Sebelas Maret M Yamin.

Dia menyebutkan, keberhasilan PDIP dalam meraih 26 kursi DPRD akan sangat berdampak kepada kepentingan rakyat, pada lima tahun kedepan. Mulai dari penetapan anggaran dan juga control terhadap eksekutif atau pemimpin.

Terlebih, Bupati Boyolali juga berasal dari partai yang sama, sehingga bagaimanapun keputusan yang diambil DPRD dan juga kepala daerah akan selalu beriringan. Dengan begitu, fungsi kontrol dari DPRD menjadi sangat kendur.

“Kalau seperti itu, nantinya tidak ada yang mengontrol kinerja dari bupati. Tidak mungkin kan kalau dalam satu partai akan berbeda pendapat,” ucapnya, kepada wartawan, Selasa (22/4/2014).

Dia menambahkan, jika kondisinya sudah seperti itu, maka tugas melakukan kontrol kepala daerah adalah seluruh masyarakat. Untuk itu, masyarakat harus berani memberikan saran, dan menyampaikan aspirasinya kepada kepala daerah.

"Jika kepala daerah melakukan tindakan yang melenceng, maka rakyat wajib mengingatkannya. Selain itu, lembaga-lembaga swadaya masyarakat dan juga organisasi massa, harus berperan aktif untuk mengawal setiap kebijakan yang ada," ungkapnya.

Sebaliknya, jika masyarakat tidak berani melakukan kritikan terhadap pemerintah, hal itu hanya akan menguntungkan partai politik. Sebab, kebijakan pemerintah daerah, merupakan kebijakan dari PDIP.

"Akan tetapi, masyarakat hanya bisa mengawal saja, karena tidak bisa melakukan tindakan ekstrem, seperti menurunkan kepala daerah saat melakukan tindakan menyimpang. Pasalnya, kepala daerah tidak bisa diturunkan jika tidak ada proses penurunan dari DPRD," bebernya.
(san)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Infografis
Amerika Serikat dan...
Amerika Serikat dan China Berebut Kuasai Kutub Selatan Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved