KPU baru unggah 50,8 persen formulir rekapitulasi

Selasa, 22 April 2014 - 12:19 WIB
KPU baru unggah 50,8...
KPU baru unggah 50,8 persen formulir rekapitulasi
A A A
Sindonews.com - Progres pengiriman hasil scan formulir C1 atau hasil rekapitulasi suara ke website Komisi Pemilihan Umum (KPU) berjalan lamban. Padahal batas waktu yang diberikan untuk pengiriman C1 tersebut berakhir Jumat 18 April lalu.

Sebelumnya, KPU memberikan waktu selama delapan hari bagi KPU kabupaten/kota sejak hari pemungutan suara untuk mengirimkan hasil scan. Hingga hari ini Selasa (22/04/2014) pukul 08.30 WIB, jumlah hasil scan c1 yang masuk progresnya baru 277.252 atau 50,80 persen.

Seharusnya jumlah scan C1 yang harus masuk adalah 545.803 sesuai jumlah TPS. "Kalau kami sudah terus mengingatkan supaya itu dimasukkan cepat waktu, tapi kabupaten/kota sering berdalih, persoalannya sangat teknis jaringan internet tidak kuat, sinyal tidak kuat," ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta. Selasa (22/04/2014)

Halaman c1 memuat informasi hasil scan formulir model c1 dari kpu kabupaten/kota. Scan c1 sengaja dilakukan untuk menjadi data pembanding KPU. Data ini bisa diakses melalui www.kpu.go.id. Scan ini juga bertujuan melindungi data perolehan suara jika ada pihak yang berniat berbuat curang dengan mengubah C1 asli.

"Kami baru mau mengadakan pertemuan dengan KPU provinsi. Nanti kami minta agar mereka memonitoring KPU kabupaten/kota. Kami juga akan tanya apa penyebab keterlambatan ini," ujar Komisioner KPU Arief Budiman.
(dam)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved