KPU akui scaning hasil penghitungan suara terlambat

Rabu, 16 April 2014 - 14:35 WIB
KPU akui scaning hasil...
KPU akui scaning hasil penghitungan suara terlambat
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan transfer laporan atau scaning hasil penghitungan suara yang masuk baru mencapai sekira 23-24 persen. Scaning itu khusus mengirim formulir C1 hasil penghitungan suara yang diperoleh dari hasil penghitungan di tingkat panitia pemungutan suara (PPS).

Dengan limit waktu yang kurang dari 11 hari, yakni tanggal 26 April 2014 untuk target rekapitulasi secara nasional, KPU mengakui ada keterlambatan pengiriman laporan tersebut.

"Karena ada kendala-kendala seperti ketelatan pengiriman, banyak yang kirim via pos dan langsung. Jadi tidak melalui email," ungkap Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, di kantor KPU, Jakarta, Rabu (16/4/2014).

Namun demikian, pihaknya memberikan waktu 10 hari kepada KPU tingkat kabupaten/kota untuk melaporkan hasil penghitungan ke pusat. Tentu, kata Ferry hasil penghitungan itu didapat dari tingkat PPS (kelurahan) dan PPK (Kecamatan) yang sudah selesai melakukan penghitungan.

"Tapi saya kasih catatan kalau itu kan enggak saklek (10 hari). Kita harapkan kita kasih batasan waktu delapan hari. Kalau enggak sanggup kita kasih tambahan tiga hari," ujarnya.

Saat ini lanjut Ferry, penghitungan suara sudah mulai masuk di tingkat kecamatan (PPK). Penghitungan suara akan berlanjut di tingkat kabupaten/kota sampai tanggal 21 April, kemudian tingkat provinsi pada 22-25 April, dan terakhir rekapitulasi nasional pada 26 April sampai 6 Mei.

KPU menjadwalkan pengumuman hasil penghitungan suara secara nasional pada 9 Mei 2014 mendatang. Sementara laporan scaning form C1 hanya berfungsi sebagai data pembanding dari hasil resmi yang dilaporkan di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) secara manual.
(kur)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved