BBM antara Akil, politikus Golkar & uang Rp10 M
Senin, 14 April 2014 - 18:17 WIB
BBM antara Akil, politikus Golkar & uang Rp10 M
A
A
A
Sindonews.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Ketua DPD Partai Golkar Zainuddin Amali, terkait komunikasi dengan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.
Jaksa KPK mengkonfirmasi mengenai uang Rp10 miliar berkenaan dengan sengketa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Jawa Timur (Jatim).
"Apakah benar saksi (Zainuddin Amali) berkomunikasi dengan terdakwa (Akil Mochtar) mengenai Pilkada Jawa Timur dan nominal Rp10 M," tanya Jaksa Elly Kusumastuti di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (14/4/2014).
Zainuddin yang dihadirkan sebagai saksi untuk Akil dalam perkara suap sengketa pemilukada di MK, tak membantahnya. Tapi Zainuddin mengelak, pasalnya pembicaraan dengan Akil itu hanya gurauan.
"Itu benar dari saya BBM (BlackBerry Messenger). Pak Akil bilang Rp10 miliar, tapi saya pikir dia hanya bercanda untuk menakut-nakuti saya," ucap Zainuddin.
Jaksa langsung membeberkan komunikasi antara Zainuddin dengan Akil melalui pesan BBM. Berikut percakapan yang dibacakan Jaksa KPK.
Akil: Gimana konsolidasi Jatim? Gawat juga ya?
Zainudin: Kpn (kapan) ada waktu?
Akil: Nantilah skrg (sekarang) saja masih sidang Jatim, kita batalin saja nih Jatim.
Zainudin: Hehehe… itu semua kewenangan yg (yang) mulia, siap Bang, sy (saya) menunggu petunjuk & arahan Abang, Tks
Akil: Ini Jatim yang urus Idrus Marham atw (atau) Zainudin?
Zainudin: katanya Abang lbh (lebih) berkenan klau (kalau) dr PG (dari Partai Golkar) Pak Idrus makanya Sy (saya) ikut aja, tp (tapi) klau (kalau) ada perintah lain Sy (saya) akan sampaikan ke pihak Jatim Bang, terserah Abang aja bagaimana baiknya. Mhn (mohon) arahan, tks.
Akil: Gak jelas itu semua, saya batalin aja lah Jatim itu, pusing aja. Suruh mereka siapkan 10m (Rp 10 miliar) saja kl (kalau) mau selamat. Masak hanya ditawari uang kecil, gak mau saya...
Zainudin: Baik Bang, klau (kalau) ada arahan begitu ke Sy (saya), siap Sy (saya) infokan.
Akil: Segera, dalam 1,2 hari (1-2 hari) ini saya putus!
Zainudin: Makanya kan Sy (saya) minta waktu & arahan dr (dari) Abang itu maksudnya
Akil: Tipu2 aja itu sekjen kalian itu
Zainudin: Jd (jadi) urusannya dg Sy (dengan saya) ya Bang?
Akil: Ya cepatlah, pusing saya menghadapi sekjen mu itu, kita dikibulin melulu aja. Katanya yang biayai Nov (Setya Novanto) sama Nirwan B? menurut sekjenmu, krna (karena) ada kepentingan bisnis disana. Jd (jadi) sama aku kecil2 aja, wah.. gak mau saya saya bilang besok atw (atau) lusa saya batalin tuh hasil pilkada Jatim. Emangnya aku anggota fpg (Fraksi Golkar di DPR)?
Zainudin: Td (Tadi) siang Sy (saya) ketemu Idrus & Nov (Setya Novanto) di FPG (Fraksi Golkar), kata IM (Idrus Marham) nanti dia yang berurusan ke Abang mlm (malam) ini makanya Sy (saya) diam aja. Sy (saya) fikir Abang lbh (lebih) percaya IM (Idrus Marham) drpd Sy (daripada saya) makanya Sy (saya) gak gerak lg (lagi).
Akil: Saya gk (gak) pernah hubungan sama dia selama ini urusan Jatim, baru ujug2 datang, makanya saya tanya siapa yang urus Jatim ini kepada Zainudin.
Zainudin: Iya Bang, berarti mereka (IM & Nov (Idrus Marham dan Setya Novanto)) yg minta ke Tim Jatim spy (supaya) IM yg urus. Apakah td (tadi) waktu dg (dengan) IM (Idrus Marham) Abang sempat singgung jg (juga) bahwa Sy sdh (saya sudah) komunikasi dg (dengan) Abang?
Akil: Tdk ada sama sekali dia tdk tahu dan saya tdk ngomong soal Zainudin ketemu saya,,,, Saya heran saja kok tiba2 dia datang urusan Jatim…
Zainudin: Baik bang, bsk akan sy komunikasikan dg Tim Jatim, tks.
Jaksa KPK mengkonfirmasi mengenai uang Rp10 miliar berkenaan dengan sengketa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Jawa Timur (Jatim).
"Apakah benar saksi (Zainuddin Amali) berkomunikasi dengan terdakwa (Akil Mochtar) mengenai Pilkada Jawa Timur dan nominal Rp10 M," tanya Jaksa Elly Kusumastuti di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (14/4/2014).
Zainuddin yang dihadirkan sebagai saksi untuk Akil dalam perkara suap sengketa pemilukada di MK, tak membantahnya. Tapi Zainuddin mengelak, pasalnya pembicaraan dengan Akil itu hanya gurauan.
"Itu benar dari saya BBM (BlackBerry Messenger). Pak Akil bilang Rp10 miliar, tapi saya pikir dia hanya bercanda untuk menakut-nakuti saya," ucap Zainuddin.
Jaksa langsung membeberkan komunikasi antara Zainuddin dengan Akil melalui pesan BBM. Berikut percakapan yang dibacakan Jaksa KPK.
Akil: Gimana konsolidasi Jatim? Gawat juga ya?
Zainudin: Kpn (kapan) ada waktu?
Akil: Nantilah skrg (sekarang) saja masih sidang Jatim, kita batalin saja nih Jatim.
Zainudin: Hehehe… itu semua kewenangan yg (yang) mulia, siap Bang, sy (saya) menunggu petunjuk & arahan Abang, Tks
Akil: Ini Jatim yang urus Idrus Marham atw (atau) Zainudin?
Zainudin: katanya Abang lbh (lebih) berkenan klau (kalau) dr PG (dari Partai Golkar) Pak Idrus makanya Sy (saya) ikut aja, tp (tapi) klau (kalau) ada perintah lain Sy (saya) akan sampaikan ke pihak Jatim Bang, terserah Abang aja bagaimana baiknya. Mhn (mohon) arahan, tks.
Akil: Gak jelas itu semua, saya batalin aja lah Jatim itu, pusing aja. Suruh mereka siapkan 10m (Rp 10 miliar) saja kl (kalau) mau selamat. Masak hanya ditawari uang kecil, gak mau saya...
Zainudin: Baik Bang, klau (kalau) ada arahan begitu ke Sy (saya), siap Sy (saya) infokan.
Akil: Segera, dalam 1,2 hari (1-2 hari) ini saya putus!
Zainudin: Makanya kan Sy (saya) minta waktu & arahan dr (dari) Abang itu maksudnya
Akil: Tipu2 aja itu sekjen kalian itu
Zainudin: Jd (jadi) urusannya dg Sy (dengan saya) ya Bang?
Akil: Ya cepatlah, pusing saya menghadapi sekjen mu itu, kita dikibulin melulu aja. Katanya yang biayai Nov (Setya Novanto) sama Nirwan B? menurut sekjenmu, krna (karena) ada kepentingan bisnis disana. Jd (jadi) sama aku kecil2 aja, wah.. gak mau saya saya bilang besok atw (atau) lusa saya batalin tuh hasil pilkada Jatim. Emangnya aku anggota fpg (Fraksi Golkar di DPR)?
Zainudin: Td (Tadi) siang Sy (saya) ketemu Idrus & Nov (Setya Novanto) di FPG (Fraksi Golkar), kata IM (Idrus Marham) nanti dia yang berurusan ke Abang mlm (malam) ini makanya Sy (saya) diam aja. Sy (saya) fikir Abang lbh (lebih) percaya IM (Idrus Marham) drpd Sy (daripada saya) makanya Sy (saya) gak gerak lg (lagi).
Akil: Saya gk (gak) pernah hubungan sama dia selama ini urusan Jatim, baru ujug2 datang, makanya saya tanya siapa yang urus Jatim ini kepada Zainudin.
Zainudin: Iya Bang, berarti mereka (IM & Nov (Idrus Marham dan Setya Novanto)) yg minta ke Tim Jatim spy (supaya) IM yg urus. Apakah td (tadi) waktu dg (dengan) IM (Idrus Marham) Abang sempat singgung jg (juga) bahwa Sy sdh (saya sudah) komunikasi dg (dengan) Abang?
Akil: Tdk ada sama sekali dia tdk tahu dan saya tdk ngomong soal Zainudin ketemu saya,,,, Saya heran saja kok tiba2 dia datang urusan Jatim…
Zainudin: Baik bang, bsk akan sy komunikasikan dg Tim Jatim, tks.
(maf)