Tidak penuhi PT, kursi jadi modal parpol
Jum'at, 11 April 2014 - 22:37 WIB
Tidak penuhi PT, kursi jadi modal parpol
A
A
A
Sindonews.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) telah memprediksi komposisi kursi DPR melalui hasil hitungan cepat (quick count) perolehan suara Pemilu 2014.
Dari hasil quick count, tidak ada satu partai politik (parpol) yang meraih 20 persen suara, yang merupakan ambang batas syarat minimal mengajukan calon presiden dan calon wakil presiden atau presidential threshold (PT).
Dengan begitu, tidak ada parpol yang mutlak mengusungkan pasangan calon pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Untuk mengajukan calon, parpol mutlak harus berkoalisi dengan parpol lain.
Peneliti LSI Adjie Al Faraby mengatakan, perolehan kursi DPR ini sangat penting untuk parpol yang lolos ke Senayan. "Karena bisa dijadikan modal untuk membangun koalisi," ujarnya di Kantor LSI, Jakarta, Jumat (11/4/2014).
Seperti diberitakan sebelumnya, dengan jumlah suara 6,42 persen, Partai NasDem diperkirakan merebut sekira 34 - 44 kursi. Sementara PKB yang mendapat 9,03 persen suara menguasai 46-56 kursi. PKS mendapat estimasi 33-43 dari raihan 6,59 persen suara.
Sementara pemenang sementara perolehan suara yakni PDIP dengan 19,62 persen suara diperkirakan mendapat 106 -116 kursi atau menguasai 19,82 persen kursi parlemen.
Dengan raihan 14,63 persen, Golkar mendapatkan sekira 86-96 kursi, Gerindra dengan suara 11,87 persen akan mendapat 63-73 kursi. Sementara itu, Partai Hanura yang meraih 5,28 persen diperkirakan memperoleh 16-26 kursi. Sementara PAN dengan 7,47% diperkiran meraup 52-62 kursi.
Demokrat dengan suara 9,73 persen meraih 52-62 kursi parlemen. PPP dengan perolehan suara 6,97 persen diperkirakan meraih 35-45 kursi.
Dari hasil quick count, tidak ada satu partai politik (parpol) yang meraih 20 persen suara, yang merupakan ambang batas syarat minimal mengajukan calon presiden dan calon wakil presiden atau presidential threshold (PT).
Dengan begitu, tidak ada parpol yang mutlak mengusungkan pasangan calon pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Untuk mengajukan calon, parpol mutlak harus berkoalisi dengan parpol lain.
Peneliti LSI Adjie Al Faraby mengatakan, perolehan kursi DPR ini sangat penting untuk parpol yang lolos ke Senayan. "Karena bisa dijadikan modal untuk membangun koalisi," ujarnya di Kantor LSI, Jakarta, Jumat (11/4/2014).
Seperti diberitakan sebelumnya, dengan jumlah suara 6,42 persen, Partai NasDem diperkirakan merebut sekira 34 - 44 kursi. Sementara PKB yang mendapat 9,03 persen suara menguasai 46-56 kursi. PKS mendapat estimasi 33-43 dari raihan 6,59 persen suara.
Sementara pemenang sementara perolehan suara yakni PDIP dengan 19,62 persen suara diperkirakan mendapat 106 -116 kursi atau menguasai 19,82 persen kursi parlemen.
Dengan raihan 14,63 persen, Golkar mendapatkan sekira 86-96 kursi, Gerindra dengan suara 11,87 persen akan mendapat 63-73 kursi. Sementara itu, Partai Hanura yang meraih 5,28 persen diperkirakan memperoleh 16-26 kursi. Sementara PAN dengan 7,47% diperkiran meraup 52-62 kursi.
Demokrat dengan suara 9,73 persen meraih 52-62 kursi parlemen. PPP dengan perolehan suara 6,97 persen diperkirakan meraih 35-45 kursi.
(dam)