Romi Herton masih kerabat dengan orang dekat Akil

Selasa, 08 April 2014 - 08:42 WIB
Romi Herton masih kerabat...
Romi Herton masih kerabat dengan orang dekat Akil
A A A
Sindonews.com - Wali Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) Romi Herton meminta bantuan pengurusan sengketa pemilukada melalui orang dekat mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) M Akil Mochtar, Muhtar Ependy. Bahkan, Romi memiliki hubungan dengan Muhtar, pemilik PT Promic, di Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Hal tersebut diungkap oleh mantan pegawai PT Promic, Miko Fanji Tirtayasa. Miko juga merupakan keponakan Muhtar. Bahkan Miko menjadi asisten pribadi dan supir pribadi Muhtar.

Miko dihadirkan Jaksa Penuntur Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) M Akil Mochtar.

Miko membenarkan pernah melihat foto Romi saat ditunjukan Ketua Majelis Hakim Suwidya lewat layar. Tapi Miko belum pernah bertemu langsung. Orang dalam foto itu kata dia adalah Romi Herton, Wali Kota Palembang.

Istri Muhtar pernah bercerita kepada Miko bahwa istri Romi Herton adalah famili istri Muhtar. Tetapi dia tidak tahu bagaimana jalur kerabat mereka. "Istrinya Pak Muhtar yang cerita itu kepada saya," kata Miko di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (7/4/14) malam.

Romi, kata dia, pernah memesan dan mencetak suvenir-suvenir pelantikan dan atribut kampanye di PT Promic, Cibinong Bogor. Tetapi dia tidak pernah melihat yang bersangkutan datang langsung.

"Beliau juga pernah konsultasi hukum dengan paman saya (Muhtar) terkait sidang di MK," ujarnya.

Dia mengungkapkan, dalam satu kesempatan saat dia mengantar Muhtar sekira Juni 2013, Romi Herton menghubungi Muhtar. Saat itu Miko mengendarai mobil bersama Muhtar di jalan tol.

Dari ponsel yang suaranya diloudspeaker terdengar suara yang menurut Muhtar adalah Romi Herton. Dalam perbicangan itu Romi meminta bantuan soal Pemilukada Palembang.

Miko mendengar, Romi meminta bantuan pengurusan pemilukada di MK dan memesan atribut. Muhtar langsung meminta bukti-bukti kekalahan dan kecurangan. Setelah itu, Miko kembali diberikan Muhtar formulir C1 Palembang yang harus discaning.

"Pak Romi minta bantuan saat proses sidang pemilukada masih berlangsung di MK. Saya tidak tahu berapa yang diberikan Pak Romi kepada Bapak (Muhtar)," tandasnya.

Baca berita:
Saksi sebut Muhtar Ependy makelar kasus di MK
(kri)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved