Dilarang majikan, Pileg di Abu Dhabi sepi peminat

Senin, 07 April 2014 - 17:12 WIB
Dilarang majikan, Pileg...
Dilarang majikan, Pileg di Abu Dhabi sepi peminat
A A A
Sindonews.com - Pemilu Legislatif (Pileg) secara langsung untuk di luar negeri telah dilakukan pada 4 April 2014 lalu. Di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) jumlah daftar pemilih tetap (DPT) mencapai 7.300 orang, namun dari jumlah tersebut yang datang ke TPS hanya sekitar 1.000 pemilih saja.

"Jumlah ini masih lebih baik dibandingkan pemilu sebelumnya yang menggunakan hak pilihnya sebanyak hanya 600 orang," ujar Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UEA) Salman Alfarisi di Abu Dhabi, UEA, Senin (7/4/2014).

Sekretaris Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) Abu Dhabi Wisnu Sindhutrisno menambakan, banyak pemilih yang tidak menggunakan haknya dikarenakan mayoritas pemilih tersebut bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Biasanya mereka pada tanggal pemilihan tidak diperbolehkan keluar oleh majikannya.

"Padahal sosialisai telah kami lakukan jauh-jauh hari, tetapi tetap saja majikannya tidak memberikan izin," tegasnya.

Dia mencontohkan, pihak KBRI telah memberitahu majikan para TKI asal Indonesia bahwa tanggal 4 April ada pemilu, namun respon yang diberikan mereka sangat negatif. Tidak sedikit para majikan tersebut yang marah karena dikirimkan SMS tersebut.

Wisnu mengaku selain sosialisasi upaya yang dilakukan PPLN dengan mengirimkan sekitar 3.000 surat suara melalui pos. Untuk itu, dia berharap hingga tanggal 9 April nanti akan ada tambahan pemilih yang memberikan hak suaranya melalui pos.

Hari ini Kedutaan Besar Indonesia di Abu Dhabi menyelenggarakan pemilu langsung untuk 36 orang delegasi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Mereka memilih hari ini karena ada acara Annual Invesment Meeting 2014 di Dubai, UEA. "Jadi pemilihan hari ini istimewa karena ada permintaan khusus dari pusat. Maka kami layani," papar Wisnu.

Sementara itu, Muhammad Samanhudi warga Indonesia yang tinggal di Dubai mengaku pemilu di daerah tersebut sangat ramai. Ada sekira 1.200 orang yang menggunakan hak pilihnya.

"Untuk memudahkan ke TPS yang ada di Konsulat Jenderal di Dubai, ada yang dijemput menggunakan bus karena banyak pemilih yang merupakan pekerja pabrik," tuturnya.
(kri)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved