Fitra sindir pemerintah soal diyat Satinah

Rabu, 02 April 2014 - 09:33 WIB
Fitra sindir pemerintah...
Fitra sindir pemerintah soal diyat Satinah
A A A
Sindonews.com - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) mengkritik sikap pemerintah, terkait hukuman mati yang akan diterima Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Satinah di Arab Saudi.

Mereka menyayangkan permintaan uang diyat (uang pengganti) sebanyak 7 juta riyal atau Rp21 miliar belum bisa dilunasi, meski batas waktu hingga 3 April 2014.

Pemerintah baru membayar diyat sebesar 4 juta riyal atau sekitar Rp12 milyar masih kurang sebesar 3 juta riyal atau Rp9 miliar.

"Kesulitan pemerintah melunasi pembayaran uang diyat, sangat disesalkan. Pemerintah pura-pura saja kesulitan mencari sumber anggaran untuk membayar diyat," kata Direktur Advokasi dan Investigasi Fitra, Uchok Sky Khadafi dalam pesan tertulisnya, Rabu (2/4/2014).

"Kepura-puraan kesulitan membayar diyat ini, memerlihatkan bahwa pemerintah tidak serius ingin membantu satinah," sambungnya.

Uchok mengkritik pemerintah yang belum mampu membayar diyat untuk Satinah karena kekurangan anggaran meski dirinya meyakini semestinya dana itu bisa dipersiapkan.

"Lihat saja, dua lembaga yang bertanggungjawab kepada TKI atau satinah, yaitu BNP2TKI dan kementerian tenaga kerja dan transmigrasi banyak mengalami kebocoran anggaran negara. Dimana, hasil audit BPK semester tahun 2013," pungkasnya.

SBY surati Arab Saudi minta tunda eksekusi Satinah
(maf)
Berita Terkait
Bayar Diyat Rp15,5 M...
Bayar Diyat Rp15,5 M dan Penjara 20 Tahun, TKI Ini Akhirnya Lolos Eksekusi di Arab
Disnakertrans Jabar...
Disnakertrans Jabar Siap Fasilitasi Kepulangan Ety ke Majalengka
Sekda: Ety Bisa Kembali...
Sekda: Ety Bisa Kembali Berkat Doa Seluruh Masyarakat Majalengka
Wakil Ketua MPR Sore...
Wakil Ketua MPR Sore Ini Jemput TKI Bebas dari Hukuman Mati di Soetta
TKW Bebas dari Hukuman...
TKW Bebas dari Hukuman Mati, Jazilul Fawaid: Satu Nyawa Sangat Berharga
Ketum PBNU Ucapkan Syukur...
Ketum PBNU Ucapkan Syukur atas Bebasnya Ety dari Hukuman Mati di Saudi
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved