Kata Wali Kota Palembang soal uang Rp2 M
Jum'at, 28 Maret 2014 - 01:53 WIB
Kata Wali Kota Palembang soal uang Rp2 M
A
A
A
Sindonews.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Wali Kota Palembang Romi Herton, terkait uang Rp2 miliar yang dibawa oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Uchok Hidayat, ke Jakarta pada 10 Mei 2013.
Romi mengaku uang Rp2 miliar itu untuk kepentingan operasional, bersama timnya selama di Jakarta, untuk mengikuti proses persidangan gugatan sengketa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Palembang di MK.
"Uang itu memang saya yang minta Sekda membawanya, karena saya krisis uang. Uang sangat tipis. Operasional besar," kata Romi saat sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis 27 Maret 2014 malam.
Pengakuan Romi saat bersaksi untuk terdakwa mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, mengundang tanda tanya bagi Jaksa KPK yang terus mencecar Romi dengan berbagai pertanyaan, khususnya uang Rp2 miliar itu. Diduga uang itu untuk Akil.
Jaksa curiga lantaran uang sebanyak itu tidak dikirim ke Jakarta melalui tranfer saja. Jaksa pun mencecar Romi kenapa dibawa dengan travel bag. "Bapak kok enggak takut, uangnya kan banyak. Kenapa enggak ditransfer saja," kata Jaksa Sigit Waseso.
Romi pun menjawab bahwa uang itu halal yang didapat dari seniornya Mamat dari hasil penjualan SPBUnya, kemudian dibawa oleh Uchok. Namun, Romi terlihat gagap saat menjawab pertanyaan jaksa. "Uang itu uang saya, halal. Saya kan perlu uangnya. Perlu saya uangnya," jawab Romi.
Wali Kota Palembang & Bupati Empat Lawang potensi tersangka
Romi mengaku uang Rp2 miliar itu untuk kepentingan operasional, bersama timnya selama di Jakarta, untuk mengikuti proses persidangan gugatan sengketa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Palembang di MK.
"Uang itu memang saya yang minta Sekda membawanya, karena saya krisis uang. Uang sangat tipis. Operasional besar," kata Romi saat sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis 27 Maret 2014 malam.
Pengakuan Romi saat bersaksi untuk terdakwa mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, mengundang tanda tanya bagi Jaksa KPK yang terus mencecar Romi dengan berbagai pertanyaan, khususnya uang Rp2 miliar itu. Diduga uang itu untuk Akil.
Jaksa curiga lantaran uang sebanyak itu tidak dikirim ke Jakarta melalui tranfer saja. Jaksa pun mencecar Romi kenapa dibawa dengan travel bag. "Bapak kok enggak takut, uangnya kan banyak. Kenapa enggak ditransfer saja," kata Jaksa Sigit Waseso.
Romi pun menjawab bahwa uang itu halal yang didapat dari seniornya Mamat dari hasil penjualan SPBUnya, kemudian dibawa oleh Uchok. Namun, Romi terlihat gagap saat menjawab pertanyaan jaksa. "Uang itu uang saya, halal. Saya kan perlu uangnya. Perlu saya uangnya," jawab Romi.
Wali Kota Palembang & Bupati Empat Lawang potensi tersangka
(maf)