Tak sepakat soal Jokowi, Guruh & Mega biasa beda pendapat
Kamis, 20 Maret 2014 - 05:01 WIB
Tak sepakat soal Jokowi, Guruh & Mega biasa beda pendapat
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengusung Gubernur DKI Jakarta Jokowi Widodo (Jokowi) menjadi calon presiden (capres), untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
Namun, salah satu petinggi PDIP, Guruh Soekarnoputra menyatakan, tidak sepakat dengan pencapresan mantan Wali Kota Solo itu. Menurutnya, Jokowi sebaiknya maju sebagai capres di Pilpres 2019.
Pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Ray Rangkuti mengatakan, perbedaan pandangan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, dengan Guruh, adalah hal biasa.
"Biasa hal seperti ini (berbeda pendapat) terjadi. Khususnya antara Guruh dan Mega sudah sering berbeda pendapat dalam beberapa hal di dalam politik," kata Ray kepada Sindonews, Rabu 19 Maret 2014 malam.
Direktur Lima ini menjelaskan, sejauh ini perbedaan antara kedua figur tersebut tidak memberi dampak serius pada Mega apalagi PDIP. "Boleh disebut, pengaruh Guruh ke dalam internal PDIP tidak terlalu kuat. Bahkan hampir tak memiliki blok politik," pungkasnya.
Sebelumnya Guruh berpendapat, Jokowi belum saatnya maju sebagai Capres 2014. "Kalau pendapat saya pribadi belum saatnya Jokowi maju capres sekarang. Alangkah lebih matang jika maju capres tahun 2019 nanti," kata Guruh saat berkunjung ke Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Sidoarjo, Jalan Sarinadi, Sidoarjo, Selasa 18 Maret 2014.
Namun, salah satu petinggi PDIP, Guruh Soekarnoputra menyatakan, tidak sepakat dengan pencapresan mantan Wali Kota Solo itu. Menurutnya, Jokowi sebaiknya maju sebagai capres di Pilpres 2019.
Pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Ray Rangkuti mengatakan, perbedaan pandangan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, dengan Guruh, adalah hal biasa.
"Biasa hal seperti ini (berbeda pendapat) terjadi. Khususnya antara Guruh dan Mega sudah sering berbeda pendapat dalam beberapa hal di dalam politik," kata Ray kepada Sindonews, Rabu 19 Maret 2014 malam.
Direktur Lima ini menjelaskan, sejauh ini perbedaan antara kedua figur tersebut tidak memberi dampak serius pada Mega apalagi PDIP. "Boleh disebut, pengaruh Guruh ke dalam internal PDIP tidak terlalu kuat. Bahkan hampir tak memiliki blok politik," pungkasnya.
Sebelumnya Guruh berpendapat, Jokowi belum saatnya maju sebagai Capres 2014. "Kalau pendapat saya pribadi belum saatnya Jokowi maju capres sekarang. Alangkah lebih matang jika maju capres tahun 2019 nanti," kata Guruh saat berkunjung ke Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Sidoarjo, Jalan Sarinadi, Sidoarjo, Selasa 18 Maret 2014.
(maf)