Ini asumsi soal suntikan dana FPJP Bank Century

Kamis, 06 Maret 2014 - 20:26 WIB
Ini asumsi soal suntikan...
Ini asumsi soal suntikan dana FPJP Bank Century
A A A
Sindonews.com - Penambahan suntikan dana Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) Rp632 miliar menjadi Rp6,7 triliun dianggap sebagai pembengkakan merupakan asumsi yang salah.

Pengamat Hukum dan Perbankan Pradjoto mengungkapkan, dirinya masih ingat pernyataan Robert Tantular di KPK yang mengatakan waktu itu dirinya membutuhkan uang Rp1 triliun tapi mengapa menjadi Rp6,7 triliun.

"Waktu itu dia (Robert Tantular) berbicara mengenai perbedaan nominal," ujar Pradjoto di Jakarta, Kamis (6/03/2014).

Menurut dia, FPJP itu adalah kebutuhan likuiditas Bank Century pada detik itu. Sedangkan dana Rp6,7 triliun itu adalah jumlah nilai untuk membereskan berbagai hal yang ada di Bank Century pada waktu itu. Seperti, membereskan aktiva produktif yang memburuk, termasuk di dalamnya LC-LC yang bodong.

Lebih lanjut, Pradjoto mengatakan dana tersebut juga untuk membereskan kredit-kredit macet ditambah dengan dana pihak ketiga (DPK) yang harus dibayar pada waktu itu.

"Sehingga Rp 6,7 triliun dan Rp632 miliar itu konteksnya sama sekali berbeda," kata dia.

Menyatupadukan kedua hal itu merupakan suatu hal yang tidak masuk akal bagi orang perbankan. Lebih tidak masuk akal lagi kalau uang Rp6,7 triliun tersebut dibawa memakai kontainer. Pradjoto menegaskan, FPJP itu bukanlah uangnya yang diambil.

"Uang itu enggak kemana-mana, cuma ada di Bank Indonesia. Agar rekening Bank Century pada waktu itu diverify tidak merah, maka FPJP itu diberikan. Sehingga likuidity nya cukup dan dia masuk lagi di dalam kliring, karena sebelumnya kan dia kalah kliring," tutupnya.

Baca berita:
Dalam eksekusi Century, BI dinilai tak tegas
(kri)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved