Politikus Golkar berurai air mata saat baca pledoi
Kamis, 06 Maret 2014 - 17:34 WIB
Politikus Golkar berurai air mata saat baca pledoi
A
A
A
Sindonews.com - Politikus Partai Golkar Chairun Nisa membacakan nota pembelaan (pledoi) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta. Dia terlihat sedih saat membacakan pledoinya, bahkan sesekali sesegukan menahan air matanya.
Terdakwa kasus dugaan suap sengketa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengaku, dirinya terjerat kasus berawal saat bersedia membantu Bupati Gunung Mas, Hambit Bintih.
"Ini semua bermula dari niat membantu dan tulus, sebagai respons atas permintaan Bapak Hambit Bintih, yang sudah lama saya kenal, untuk dikenalkan kepada Bapak Akil Mochtar Ketua MK (Mahkamah Konstitusi)," kata Chairun Nisa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/3/2014).
Dari pledoi bertajuk Nulung Kepentung, Nisa mengungkap berbagai perjuangannya dalam meniti karir. Dia mengaku tidak pernah terbayangkan terjerat kasus yang mengantarkan dirinya, hidup dalam penjara.
"Tak terbayangkan saya dan keluarga, bahwa pada hari ini saya harus membaca pledoi ini, atas perkara yang menimpa saya dan keluarga," ucapnya.
Terdakwa kasus dugaan suap sengketa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengaku, dirinya terjerat kasus berawal saat bersedia membantu Bupati Gunung Mas, Hambit Bintih.
"Ini semua bermula dari niat membantu dan tulus, sebagai respons atas permintaan Bapak Hambit Bintih, yang sudah lama saya kenal, untuk dikenalkan kepada Bapak Akil Mochtar Ketua MK (Mahkamah Konstitusi)," kata Chairun Nisa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/3/2014).
Dari pledoi bertajuk Nulung Kepentung, Nisa mengungkap berbagai perjuangannya dalam meniti karir. Dia mengaku tidak pernah terbayangkan terjerat kasus yang mengantarkan dirinya, hidup dalam penjara.
"Tak terbayangkan saya dan keluarga, bahwa pada hari ini saya harus membaca pledoi ini, atas perkara yang menimpa saya dan keluarga," ucapnya.
(maf)