Dimyati tak penuhi syarat jadi Hakim MK

Selasa, 25 Februari 2014 - 05:27 WIB
Dimyati tak penuhi syarat...
Dimyati tak penuhi syarat jadi Hakim MK
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Dimyati Natakusumah dinilai tidak memenuhi syarat menjadi hakim konstitusi. Terlebih, dari sisi komitmen moral.

"Selain masalah komitmen moral DPR secara kelembagaan, Dimyati sudah pasti tidak memenuhi syarat substantif dari Undang-undang MK yang mensyaratkan calon hakim seseorang yang berintegritas tinggi dan negarawan," kata Peneliti Indonesian Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar melalui pesan singkat kepada Sindonews, Senin 24 Februari 2014 malam.

Lebih lanjut, dia mengatakan, syarat itu lebih tinggi dari syarat hukum positif. Meski divonis bebas dalam kasus hukum yang menjeratnya, kata dia, di mata publik Dimyati dipandang sudah tercela.

"Artinya, meskipun secara hukum positif Dimyati pernah diputus bebas oleh pengadilan terkait dugaan korupsi, tetap saja dalam pandangan publik yang bersangkutan mempunyai integritas yang tercela," ungkapnya.

Sehingga, lanjut dia, Dimyati tidak memenuhi syarat substantif sebagaimana maksud Undang-undang MK.

Seperti diketahui, Dimyati Natakusumah ketika menjadi Bupati Pandeglang pernah tersandung kasus dugaan pembobolan kas daerah Pandegelang melalui Pinjaman Daerah Kabupaten Pandeglang Rp200 miliar dari Bank Jabar Banten (BJB) pada tahun 2006.

Dalam kasus ini tiga orang sudah divonis yakni H. Wadudi Nurhasan divonis pidana dua tahun oleh Pengadilan Negri (PN) Pandegelang pada tahun 2008, H Acang divonis empat tahun enam bulan penjara pada tahun 2009 dan H Abdul Munaf divonis pidana satu tahun satu bulan pada tahun 2008 lalu.

Sedangkan Putusan MA No.1793.K/PID.Sus/2009 Tipikor dengan terdakwa Dimyati Natakusumah, hingga kini belum diputuskan.

Baca berita:
Dimyati kantongi izin Fraksi PPP jadi hakim MK
(kri)
Berita Terkait
Survey Sentimen Publik...
Survey Sentimen Publik atas Putusan MK Soal Ambang Batas Presiden
Tanpa Proses Kocok Ulang,...
Tanpa Proses Kocok Ulang, Saldi Isra Kembali Jabat Hakim MK
Jelang Putusan Dugaan...
Jelang Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Begini Kondisi Terkini di Gedung Mahkamah Konstitusi
Akademisi Nilai MK Terancam...
Akademisi Nilai MK Terancam Jadi Lembaga Perusak Konstitusi
MK Tolak Gugatan Syarat...
MK Tolak Gugatan Syarat Usia Minimal Hakim Konstitusi 55 Tahun
Putusan MK Diharapkan...
Putusan MK Diharapkan Diterima Semua Pihak
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved