Hakim ini tak percaya Akil terseret kasus korupsi
Kamis, 13 Februari 2014 - 17:20 WIB
Hakim ini tak percaya Akil terseret kasus korupsi
A
A
A
Sindonews.com - Hakim Konstitusi Anwar Usman dihadirkan ke persidangan Tindak Pidana Korupsi Jakarta dalam sidang kasus dugaan suap Pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah.
Saat bersaksi dia mengaku kaget mendapat kabar bahwa Ketua MK saat itu Akil Mochtar ditangkap oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinasnya.
"Bahwa ada kejadian seperti itu saya terus terang memang kaget dan tidak percaya," ujar Anwar saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (13/2/2014).
Anwar mendengar kabar Akil ditangkap KPK setelah ditelpon oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) MK Janedjri M Gaffar tanggal 2 Oktober 2013 malam. Anwar sempat tidak percaya atas kejadian itu.
"Mungkin salah dengar saya bilang begitu. Enggak, benar saya sudah konfirmasi melalui ajudan begitu kata pak sekjen, dan saya belum tahu apa masalahnya," pungkasnya.
Seperti diberitakan, KPK menangkap Akil rumah dinas Ketua MK di Widya Chandra, Jakarta Selatan saat diduga menerima suap dari Bupati Gunung Mas Hambit Bintih. Saat ini KPK juga mengamankan Choirun Nisa dan Cornelis Nalau.
Baca:
Berkas Akil segera dilimpahkan ke pengadilan
Pekan depan Akil jalani sidang perdana
Saat bersaksi dia mengaku kaget mendapat kabar bahwa Ketua MK saat itu Akil Mochtar ditangkap oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinasnya.
"Bahwa ada kejadian seperti itu saya terus terang memang kaget dan tidak percaya," ujar Anwar saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (13/2/2014).
Anwar mendengar kabar Akil ditangkap KPK setelah ditelpon oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) MK Janedjri M Gaffar tanggal 2 Oktober 2013 malam. Anwar sempat tidak percaya atas kejadian itu.
"Mungkin salah dengar saya bilang begitu. Enggak, benar saya sudah konfirmasi melalui ajudan begitu kata pak sekjen, dan saya belum tahu apa masalahnya," pungkasnya.
Seperti diberitakan, KPK menangkap Akil rumah dinas Ketua MK di Widya Chandra, Jakarta Selatan saat diduga menerima suap dari Bupati Gunung Mas Hambit Bintih. Saat ini KPK juga mengamankan Choirun Nisa dan Cornelis Nalau.
Baca:
Berkas Akil segera dilimpahkan ke pengadilan
Pekan depan Akil jalani sidang perdana
(hyk)