Antisipasi Badai Taifun, KPU majukan pileg di Hongkong

Rabu, 12 Februari 2014 - 18:46 WIB
Antisipasi Badai Taifun,...
Antisipasi Badai Taifun, KPU majukan pileg di Hongkong
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah menerapkan pelaksanaan pemilu legislatif (pileg) di luar negeri pada 30 Maret sampai dengan 6 April 2014.

Oleh karenanya, KPU melalui perwakilan Panitia Pemilih Luar Negeri (PPLN) dituntut untuk melakukan distribusi logistik pemilu lebih awal.

Mengambil contoh di Hongkong, KPU selain harus beradaptasi dengan aturan negara tersebut, lembaga pemilu itu harus beradaptasi dengan kemungkinan cuaca ekstrim di sana.

"Untuk pileg di Hongkong akan dilaksanakan pada tanggal 30 Maret (2014)," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik, di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (12/2/2014).

Husni menjelaskan, ditetapkannya pemilu di Hongkong pada tanggal 30 Maret, didasarkan atas usulan PPLN. Sebab pada hari pemungutan suara cuaca diprediksi akan cerah.

Sehingga, Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Hongkong punya peluang besar menggunakan hak pilihnya secara masiv. "Sedangkan tanggal 6 April 2014 wilayah Hongkong diprediksi akan datang Badai Taifun. Jadi pada hari tersebut pemerintah Hongkong akan melarang warga negaranya keluar rumah," ungkap Husni.

Seperti diketahui, berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 8 Tahun 2012 tentang pelaksanaan pileg anggota DPR, DPD, dan DPRD pelaksanaan pileg di luar negeri, dilakukan lebih awal dari dalam negeri.

Pileg di luar negeri dihelat pada 30 Maret sampai dengan 6 April 2014. KPU berdalih rentang waktu panjang tersebut sengaja diciptakan, sebab hari libur di berbagai negara di luar negeri satu sama lain tidak sama. Sementara pelaksanaan pileg di dalam negeri akan dilaksanakan pada 9 April 2014.

Adapun untuk membuat pemilu di luar negeri tepat waktu, hari ini KPU tengah menyerahkan kebutuhan logistik pemilu ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk disalurkan kepada 130 perwakilan yang dimiliki KPU di luar negeri.
(maf)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved