HT: Pembangunan jalan raya jangan dikorupsi

Selasa, 28 Januari 2014 - 22:17 WIB
HT: Pembangunan jalan...
HT: Pembangunan jalan raya jangan dikorupsi
A A A
Sindonews.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo (HT) memaparkan, saat ini banyak sekali infrastruktur jalan raya dalam kondisi rusak parah.

Padahal kerusakan infrastrukur jalan, bila tak segera dibenahi, selain bisa mengancam keselamatan para pengguna jalan, ke depannya biaya yang dikeluarkan akan semakin besar.

Pria yang akrab disapa HT ini, ada dua poin penting terkait infrastruktur jalan yang rusak saat ini. Yang pertama tentu saja kenyamanan warga masyarakat dalam menikmati fasilitas negara berupa jalan mulus terganggu.

Sedangkan poin yang kedua, kerusakan infrastruktur jalan raya menunjukan kualitas dari pekerjaan yang dilakukan selama ini terkesan seadannya dan hanya mencari keuntungan tanpa memperhatikan keselamatan para pengguna jalan.

Kondisi tersebut bisa dilihat pasca turunnya hujan atau banjir yang menyurut, jalan berlubang muncul. "Jalan lubang karena banjir, hujan dan lain sebagainya tentunya harus segera diperbaiki," ungkap HT saat kunjungan bakti sosial di Kentingan Baru, Jebres, Solo, Jawa Tengah, Selasa (28/1/2014).

"Karena itu menyangkut bagian dari masalah keamanan, bisa menimbulkan kecelakaan bagi masyarakat. Begitu ada hujan, banjir, banyak lubang, jalan rusak semuanya. Bukan hanya jalan biasa, Jalan tol pun juga rusak," imbuhnya.

Menurut pria kelahiran Surabaya ini, berdasarkan pengalamannya bahwa aset, infrastrukur setelah diaudit ternyata banyak specnya ternyata jauh di bawah apa yang sudah direncanakan dari awalnya.

"Mungkin pelaksanaanya tidak sesuai dengan specnya. Kalau kita bicara kasarnya ya di kurupsi. Jadi kalau Indonesia mau membangun kita harus bersih. Berapa biaya yang dikeluarkan harus murni untuk pembangunan," tegas HT.

Untuk itu, HT meminta kedepannya tidak terjadi hal seperti ini. Pembangunan harus sesuai dengan yang telah dianggarkan dan juga harus koretif. Termasuk memperbaiki jalanan yang berlubang.

"Infrastruktur di Indonesia untuk kedepannya harus lebih baik lagi. Jangan jadikan proyek ini untuk kepentingan pribadi. Hal ini harus dihilangkan," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved