Harjono tak menampik pernah ke rumah Megawati

Kamis, 23 Januari 2014 - 09:33 WIB
Harjono tak menampik...
Harjono tak menampik pernah ke rumah Megawati
A A A
Sindonews.com - Hakim Konstitusi Harjono menanggapi tudingan dari Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) yang menyebutkan bahwa dirinya sering sowan ke kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Harjono tak menampik pernah berkunjung ke kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. "Seingat saya, dua kali kesana. Tapi, tak pernah ketemu Bu Mega," ujar Harjono saat dihubungi Sindonews, Rabu 22 Januari 2014 malam.

Sebab, kata dia, memang tujuannya bukan untuk bertemu dengan mantan Presiden RI ke lima tersebut setiap bertandang ke sana. Ia mengaku diundang almarhum Taufiq Kiemas untuk berdiskusi.

"Pertama ke sana, saya memang diundang Pak Taufiq Kiemas (Suami Megawati) untuk berdiskusi. Mendiskusikan tentang ide Pak Taufiq, bahwa presiden mendatang harus dari orang yang muda. Diskusi biasa, enggak ada apa-apa."

"Justru saya tanya saat itu, Bu Mega kemana Pak Taufiq? Bu Mega lagi kursus bahasa Spanyol," tutur Harjono menirukan perkataan Taufiq Kiemas.

Kemudian, lanjut dia, yang kedua kalinya pun bertemu dengan mantan Ketua MPR RI Taufiq Kiemas. Yaitu, saat tiga hari sebelum Taufiq Kiemas meninggal dunia.

"Jadi, tidak pernah saya ketemu Bu Mega," imbuhnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyebutkan bahwa hakim konstitusi Harjono sering sowan ke rumah Megawati Soekarnoputri.

Hal itu bermula saat Yusril menanggapi tudingan yang menyebutkan Pengujian Undang-undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (UU Pilpres) yang diajukannya dianggap tidak etis. Lantaran, Ketua MK saat ini, Hamdan Zoelva merupakan bekas kadernya.

Dia pun meminta, semua pihak bersikap adil menyoroti persoalan uji materiil yang diajukannya tersebut. Sebab, menurut dia, tak hanya Hamdan Zoelva, Hakim Konstitusi Harjono dan Patrialis Akbar juga mantan anggota partai politik (Parpol).

"Oke, kalau gitu enggak etis juga adanya Harjono dan Patrialis Akbar di sini (MK). Harjono siapa yang tidak tahu, Harjono PDIP. Dia sering sowan ke rumah Mega (Ketua Umum PDIP). Saya tahu kok," ujar Yusril di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa 21 Januari 2014.

Begitu juga, kata dia, Hakim Konstitusi Patrialis Akbar. Patrialis, kata dia, merupakan mantan kader Partai Amanat Nasional (PAN).

"Siapa yang tidak tahu Patrialis bukan PAN. Harjono dan Patrialis itu tidak setuju Undang-undang ini (UU 42 tahun 2008) dibatalkan. Kalau mereka mengikuti arahan dari PDIP dan PAN, kalau Anda katakan Hamdan tidak etis, apa etisnya Harjono dan Patrialis," kata pakar hukum tata negara ini.

Baca berita:
PDIP bantah Harjono kerap sowan ke Megawati
(kri)
Berita Terkait
Kawal Pilpres Berintegritas,...
Kawal Pilpres Berintegritas, MK Sebaiknya Tunda Sidang Uji Materi UU Pemilu
Tegas! Ganjar Bakal...
Tegas! Ganjar Bakal Revisi UU Cipta Kerja jika Menang Pilpres 2024
Tegaskan Presiden Punya...
Tegaskan Presiden Punya Hak Berkampanye, Jokowi: Jangan Ditarik ke Mana-mana
Prabowo-Gibran Menang...
Prabowo-Gibran Menang Pilpres, Ketua Umum Relawan Betawi RPG Singgung UU DKJ
Dorong Revisi UU Pemilu,...
Dorong Revisi UU Pemilu, PKS Tidak Ingin Ada Politik Identitas di Pilpres
Profil Almas, Penggugat...
Profil Almas, Penggugat UU Pemilu yang Buka Jalan Gibran Maju di Pilpres 2024
Berita Terkini
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved