Pengamat: Banyak program parpol masih mitos

Minggu, 19 Januari 2014 - 14:17 WIB
Pengamat: Banyak program...
Pengamat: Banyak program parpol masih mitos
A A A
Sindonews.com - Pemilu legislatif masih menyisakan sekira tiga bulan lagi. Tapi, partai politik mulai adu visi-misi dan program kerja untuk mendulang pemilih pada pemilu 2014 mendatan

Namun berbagai program kerja partai dinilai masih lemah untuk diukur sebagai program kerakyatan. Sebab secara umum, program tersebut dinilai sama oleh semua partai politik.

Menurut dosen Universitas Brawijaya, DR Imam Mahmudi, kecenderungan program masing-masing partai politik masih utopis.

"Banyak program parpol yang sekarang ditawarkan masih berbau mitos, masih utopia. Kami belum bisa lihat program itu akan pro rakyat," kata Imam, saat diskusi dan rilis Survey and Polling Indonesia (SPIN), di Grand Menteng, Jakarta, Minggu (19/1/2014).

Imam mengaku masih meragukan program partai yang dikampanyekan masing-masing parpol. Terlebih sosialisasi yang dilakukan oleh calon presiden yang diusung setiap parpol.

Selain soal korupsi, kata Imam, masyarakat Indonesia membutuhkan realisasi nyata dari para peserta pemilu (parpol) terkait kebijakan pangan. Sebab berharap Indonesia sejauh ini belum bisa mandiri dari segi pangan.

"Aspek korupsi karena yang mencolok (pemberitaan) selain kebutuhan dan masalah sosilogis lainnya, sementara papan pangan lebih mencolok," ujarnya.

Oleh sebab itu, jika ingin partai politik maupun capres mudah mendekati dan mendapat kepercayaan publik, maka aspek kebutuhan mendasar dari masyarakat harus direalisasikan secara nyata.

"Siapapun mereka yang serius memperjuangkan program yang pro rakyat dan terbukti, mereka lebih gampang diterima," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Moderator Debat Capres...
Moderator Debat Capres 2014 Zainal Arifin Mochtar: 2024 Harus Menarik, Bukan Hanya Nanya dan Dijawab
Revisi UU Desa, Bacapres...
Revisi UU Desa, Bacapres Ganjar dan Puan Ungkap tentang Kesejahteraan
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved