PCINU Yordania Dukung Rencana Prabowo Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia
Minggu, 20 April 2025 - 19:56 WIB
loading...
Langkah Presiden Prabowo Subianto yang berencana mengevakuasi warga Gaza, Palestina ke Indonesia mendapat dukungan dari masyarakat. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Yordania mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang berencana mengevakuasi warga Gaza, Palestina ke Indonesia. Langkah tersebut merupakan bagian dari misi kemanusian dan komitmen terhadap kemerdekaan Palestina.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengungkap, untuk tahap awal rencanya pemerintah akan mengevakusi sekitar 1.000 warga Gaza. Mereka adalah korban luka, trauma, dan warga sipil rentan lainnya.
Komitmen pemerintah itu ditunjukkan dengan lawatan Presiden Prabowo ke lima negara di Timur Tengah, yaitu Uni Emirat Arab (UEA), Turki, Mesir, Qatar dan Yordania tanggal 9-15 April 2025. Prabowo menyatakan, lawatannya ke beberapa negara Timur Tengah itu lantaran banyak permintaan kepada Indonesia untuk lebih aktif mencari penyelesaian konflik di Gaza dan Timur Tengah secara keseluruhan.
Baca juga: Prabowo Tegaskan Evakuasi Warga Gaza Palestina Bukan Bentuk Relokasi
"Saya lakukan ini karena banyak permintaan terhadap Indonesia untuk lebih aktif lagi berperan untuk mendukung, mencari penyelesaian konflik di Gaza dan di Timur Tengah secara keseluruhan," ungkap Prabowo.
Lawatan Presiden ditutup dengan mengunjungi Yordania dan bertemu Raja Abdullah II bin Al-Hussein, Senin 14 April 2025, di Istana Al Husseiniya, Amman. Sebagaimana diketahui, Yordania merupakan negara dengan jumlah pengungsi Palestina terbesar di dunia hingga lebih dari 2 juta pengungsi.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengungkap, untuk tahap awal rencanya pemerintah akan mengevakusi sekitar 1.000 warga Gaza. Mereka adalah korban luka, trauma, dan warga sipil rentan lainnya.
Komitmen pemerintah itu ditunjukkan dengan lawatan Presiden Prabowo ke lima negara di Timur Tengah, yaitu Uni Emirat Arab (UEA), Turki, Mesir, Qatar dan Yordania tanggal 9-15 April 2025. Prabowo menyatakan, lawatannya ke beberapa negara Timur Tengah itu lantaran banyak permintaan kepada Indonesia untuk lebih aktif mencari penyelesaian konflik di Gaza dan Timur Tengah secara keseluruhan.
Baca juga: Prabowo Tegaskan Evakuasi Warga Gaza Palestina Bukan Bentuk Relokasi
"Saya lakukan ini karena banyak permintaan terhadap Indonesia untuk lebih aktif lagi berperan untuk mendukung, mencari penyelesaian konflik di Gaza dan di Timur Tengah secara keseluruhan," ungkap Prabowo.
Lawatan Presiden ditutup dengan mengunjungi Yordania dan bertemu Raja Abdullah II bin Al-Hussein, Senin 14 April 2025, di Istana Al Husseiniya, Amman. Sebagaimana diketahui, Yordania merupakan negara dengan jumlah pengungsi Palestina terbesar di dunia hingga lebih dari 2 juta pengungsi.
Lihat Juga :