Persidangan Anas buah simalakama bagi Demokrat

Kamis, 16 Januari 2014 - 06:02 WIB
Persidangan Anas buah...
Persidangan Anas buah simalakama bagi Demokrat
A A A
Sindonews.com - Persidangan tersangka kasus Sport Center Hambalang Anas Urbaningrum diprediksi bakal digelar setelah Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Hal itu terungkap dari mulut Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul.

Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Muradi mengatakan, pernyataan ruhut semakin menguatkan dugaan adanya unsur politis dalam kasus Anas.

"Tentu sulit memilah dan menarik garis keras perbedaan dan batas antara hukum dan politik, sementara Anas ditahan karena aktivitas politik," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Kamis (16/1/2014).

Menurutnya, menyidangkan kasus Anas usai Pileg 2014 sama sekali tidak memberi keuntungan untuk Partai Demokrat. Ia menilai, menunda sidang Anas tak akan mampu meredam opini publik yang berkembang tentang Partai Demokrat.

"Mengadili Anas pasca pemilu berarti menyandera Partai Demokrat untuk dijadikan sasaran tembak sejumlah kompetitor Partai Demokrat dan loyalis Anas. Artinya pengadilan Anas itu buah simalakama bagi Partai Demokrat," tandas dosen Universitas Paramadina ini.

Muradi menambahkan, melihat bahwa momentum politik Partai Demokrat telah lewat, sehingga apapun ekses dari penahanan Anas tidak akan cukup menolong partai berlambang bintang segitiga ini untuk tetap menjadi partai papan atas.

"Ada kecenderungan yang kuat justru penahanan Anas dan pengadilan atas mantan Ketua Umum Partai Demokrat tersebut akan makin merapuhkan soliditas partai dalam menyongsong Pemilu 2014," pungkasnya.

Baca berita:
Politikus Demokrat sebut sidang Anas setelah Pileg 2014
Demokrat tak gentar Anas disidang sebelum pemilu
(kri)
Berita Terkait
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
KPK Merespons Permintaan...
KPK Merespons Permintaan Kubu Moeldoko Buka Lagi Kasus Hambalang
Kubu Moeldoko Sebut...
Kubu Moeldoko Sebut Ibas, Kubu AHY Tantang Balik Buka Lagi Kasus Hambalang
Hambalang Diutak-atik,...
Hambalang Diutak-atik, Kubu AHY Klaim Bisa Minta Kasus Kubu Moeldoko Diusut
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Angelina Sondakh Segera...
Angelina Sondakh Segera Bebas Usai Jalani 10 Tahun Penjara
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved