Ketua MPR: Korupsi di Indonesia merajalela
Rabu, 04 Desember 2013 - 15:54 WIB
Ketua MPR: Korupsi di Indonesia merajalela
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Sidarto Danusubroto mengakui bahwa pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia berjalan dengan sangat lambat, jika dibandingkan dengan beberapa negara lain di wilayah Asia.
Menurut Sidarto, hal tersebut dikarenakan masih banyaknya pejabat publik yang tersandung kasus korupsi sehingga menyebabkan rendahnya integritas para pejabat publik.
"Korupsi saat ini sudah merajalela di Indonesia, sehingga menyebabkan rakyat sengsara dan kelaparan," kata Sidarto dalam acara Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi Tahun 2013 dengan tema 'Implementasi Pelembagaan Sistem Integritas Nasional' di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2013).
Untuk itu Sidarto berpandangan bahwa perkara korupsi yang ada di Indonesia harus dijadikan musuh bersama. Dengan demikian maka diperlukan kerjasama dari berbagai elemen untuk memberantas korupsi di Indonesia.
"Mohon dari kita untuk dengan pencanangan integritas nasional ini, satu yang harus kita padukan bahwa korupsi ini akan menjadi musuh kita bersama," pungkas Sidarto.
Pemberantasan korupsi di Indonesia stagnan
Menurut Sidarto, hal tersebut dikarenakan masih banyaknya pejabat publik yang tersandung kasus korupsi sehingga menyebabkan rendahnya integritas para pejabat publik.
"Korupsi saat ini sudah merajalela di Indonesia, sehingga menyebabkan rakyat sengsara dan kelaparan," kata Sidarto dalam acara Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi Tahun 2013 dengan tema 'Implementasi Pelembagaan Sistem Integritas Nasional' di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2013).
Untuk itu Sidarto berpandangan bahwa perkara korupsi yang ada di Indonesia harus dijadikan musuh bersama. Dengan demikian maka diperlukan kerjasama dari berbagai elemen untuk memberantas korupsi di Indonesia.
"Mohon dari kita untuk dengan pencanangan integritas nasional ini, satu yang harus kita padukan bahwa korupsi ini akan menjadi musuh kita bersama," pungkas Sidarto.
Pemberantasan korupsi di Indonesia stagnan
(lal)