Irman nilai korupsi di Indonesia sudah mengakar
Jum'at, 29 November 2013 - 13:47 WIB
Irman nilai korupsi di Indonesia sudah mengakar
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman menilai, tidak mudah untuk membersihkan Indonesia dari praktik korupsi.
Pasalnya, saat ini praktik korupsi yang terjadi di Indonesia sudah mengakar, sehingga membutuhkan waktu yang tidak sedikit jika ingin membersihkan Indonesia dari para koruptor.
"Perlu waktu untuk mengatasi itu (korupsi) dengan baik," kata Irman, di Universitas Indonesia (UI), Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2013).
Selain itu, menurut Irman, korupsi di Indonesia saat ini sudah membudaya berdampak ke masyarakat luas. Irman pun mencontohkan bahwa kasus dugaan suap yang menimpa mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar adalah salah satunya.
"Seperti kata Mochtar Lubis, korupsi sudah menjadi budaya. Dan juga sudah sistemik, kasus Akil Mochtar merupakan puncak kasus korupsi di Indonesia," pungkasnya.
Pasalnya, saat ini praktik korupsi yang terjadi di Indonesia sudah mengakar, sehingga membutuhkan waktu yang tidak sedikit jika ingin membersihkan Indonesia dari para koruptor.
"Perlu waktu untuk mengatasi itu (korupsi) dengan baik," kata Irman, di Universitas Indonesia (UI), Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2013).
Selain itu, menurut Irman, korupsi di Indonesia saat ini sudah membudaya berdampak ke masyarakat luas. Irman pun mencontohkan bahwa kasus dugaan suap yang menimpa mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar adalah salah satunya.
"Seperti kata Mochtar Lubis, korupsi sudah menjadi budaya. Dan juga sudah sistemik, kasus Akil Mochtar merupakan puncak kasus korupsi di Indonesia," pungkasnya.
(maf)