Korupsi & kemiskinan jadi isu utama anak muda
Jum'at, 22 November 2013 - 17:45 WIB
Korupsi & kemiskinan jadi isu utama anak muda
A
A
A
Sindonews.com - Juru Bicara (Jubir) Partai Golkar Tantowi Yahya menyatakan, sampai saat ini Golkar komitmen terhadap pemberantasan korupsi.
Hal itu menanggapi pernyataan Direktur Eksekutif Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) Dimas Oky Nugroho, yang mengatakan sorotan utama anak muda adalah isu korupsi.
"Dampak dari korupsi begitu massif bagi kemiskinan. Golkar adalah partai yang komitmen dalam upaya pemberantasan korupsi. Itu kita tunjukkan dan tidak ada keraguan menghukum kader partai diduga korupsi," tegas Tantowi dalam diskusi Media bertajuk "ARB di Mata Anak Muda" yang digelar Epicentrum Kebangsaan (CenSa) di sela-sela Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) V Golkar, di Jakarta, Jumat (22/11/2013).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif ARSC Dimas Oky Nugroho memaparkan, data hasil survei ARSC yang menyatakan isu korupsi dan kesejahteraan jadi dua isu utama sorotan anak muda.
Dikatakan Dimas, anak muda saat ini sekira 70 sampai 80 persen menurut survei internal ARSC, menjadikan isu korupsi sebagai isu prioritas untuk menjadi perhatian calon presiden (capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 nanti.
"Isu kedua adalah problem masyarakat terkait kemiskinan, salah satunya kenaikan sembako. Nah, jika ARB (Aburizal Bakrie) dan Golkar ingin selamat di Pemilu 2014, itu sejauh mana mampu konsen merespons dua isu tersebut," urainya.
Menurut Dimas, selama ini isu anti korupsi dinilai menjadi konsumsi isu di tataran elit. Namun ternyata dalam survei ARSC, anak muda juga 'gerah' dengan kasus korupsi yang semakin merajalela selama ini.
"Selama ini (isu korupsi) jadi ekspose dan fokus media. Faktor menarik lainnya adalah anak muda saat ini latah dengan perkembangan berita yang ada. Itu yang identik di masyarakat kita, menjadi follower trendsetter," ujar Dimas.
Ditambahkan dia, aspek latah inilah yang menjadi keberuntungan bagi Jokowi salah satunya. "Ini seharusnya juga jadi bahan strategi Golkar jika ingin meraup pangsa pasar anak muda," tutup Dimas.
Hal itu menanggapi pernyataan Direktur Eksekutif Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) Dimas Oky Nugroho, yang mengatakan sorotan utama anak muda adalah isu korupsi.
"Dampak dari korupsi begitu massif bagi kemiskinan. Golkar adalah partai yang komitmen dalam upaya pemberantasan korupsi. Itu kita tunjukkan dan tidak ada keraguan menghukum kader partai diduga korupsi," tegas Tantowi dalam diskusi Media bertajuk "ARB di Mata Anak Muda" yang digelar Epicentrum Kebangsaan (CenSa) di sela-sela Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) V Golkar, di Jakarta, Jumat (22/11/2013).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif ARSC Dimas Oky Nugroho memaparkan, data hasil survei ARSC yang menyatakan isu korupsi dan kesejahteraan jadi dua isu utama sorotan anak muda.
Dikatakan Dimas, anak muda saat ini sekira 70 sampai 80 persen menurut survei internal ARSC, menjadikan isu korupsi sebagai isu prioritas untuk menjadi perhatian calon presiden (capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 nanti.
"Isu kedua adalah problem masyarakat terkait kemiskinan, salah satunya kenaikan sembako. Nah, jika ARB (Aburizal Bakrie) dan Golkar ingin selamat di Pemilu 2014, itu sejauh mana mampu konsen merespons dua isu tersebut," urainya.
Menurut Dimas, selama ini isu anti korupsi dinilai menjadi konsumsi isu di tataran elit. Namun ternyata dalam survei ARSC, anak muda juga 'gerah' dengan kasus korupsi yang semakin merajalela selama ini.
"Selama ini (isu korupsi) jadi ekspose dan fokus media. Faktor menarik lainnya adalah anak muda saat ini latah dengan perkembangan berita yang ada. Itu yang identik di masyarakat kita, menjadi follower trendsetter," ujar Dimas.
Ditambahkan dia, aspek latah inilah yang menjadi keberuntungan bagi Jokowi salah satunya. "Ini seharusnya juga jadi bahan strategi Golkar jika ingin meraup pangsa pasar anak muda," tutup Dimas.
(maf)