Konvensi Rakyat bantu parpol cari figur alternatif

Kamis, 21 November 2013 - 16:43 WIB
Konvensi Rakyat bantu...
Konvensi Rakyat bantu parpol cari figur alternatif
A A A
Sindonews.com - Dalam kaitannya dengan memilih dan menentukan pemimpin bangsa ke depan, dinilai tidak terlepas dari kualitas dan keberdayaan masyarakatnya. Tantangan untuk mewujudkan masyarakat yang demokratis dan berkeadaban merupakan agenda sangat besar bagi pemerintahan baru Indonesia.

Anggota Komite Konvensi Rakyat Profesor Asep Warlan Yusuf mengatakan, keberhasilannya sangat tergantung dan penguatan kembali pada linkage dan bahkan networks berbagai lembaga, baik pendidikan, jejaring masyarakat, dan lembaga-lembaga pembelajaran dan sosialisasi intelektual dan moral dalam masyarakat secara keseluruhan.

"Tanpa dukungan semua pihak dalam masyarakat, harapan bagi terwujudnya pemimpin Bangsa yang didambakan rakyat, tidak lebih dari sekadar keinginan dan wacana belaka," kata Guru Besar Universitas Parahyangan ini melalui rilis yang diterima Sindonews, Kamis (21/11/2013).

Dengan demikian, arah dalam rangka kaderisasi kepemimpinan bangsa selain akan mengacu kepada pengembangan suatu masyarakat yang memiliki bargaining position yang kuat vis-a-vis negara, sekaligus tetap berpijak pada etika moral yang kokoh.

Ditekankan oleh Asep Warlan, kini saatnya momentum bagi masyarakat Indonesia untuk memilih pemimpin yang berkualitas, kredibel, dan bersih. "Dalam suasana kebatinan politik seperti ini, masyarakat harus proaktif untuk mencari dan menemukan tokoh yang akan memimpin diri dan bangsanya," ujar dia.

Konvensi Rakyat 2014, kata Asep Warlan, mestinya dimaknai secara positif oleh partai politik. Karena dengan adanya Konvensi Rakyat ini, partai politik seharusnya merasa terbantu.

"Partai politik tidak akan kesulitan mencari figur untuk dicalonkan sebagai kandidat capres-cawapres, karena selain memiliki kader partai internal, Konvensi Rakyat juga akan memberikan alternatif calon yang kapabel," ujarnya.

Melalui serangkaian dialog publik di berbagai kota, lanjut dia, diharapkan para akademisi, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, budayawan dan rohaniawan dapat mengkritisi para peserta konvensi. Konvensi Rakyat juga akan mengadakan survei terhadap nama-nama yang ikut kegiatan konvensi untuk mengetahui sejauh mana tingkat keterpilihan mereka.

Baca berita:
Komentar Hatta Rajasa soal Konvensi Rakyat
(kri)
Berita Terkait
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Moderator Debat Capres...
Moderator Debat Capres 2014 Zainal Arifin Mochtar: 2024 Harus Menarik, Bukan Hanya Nanya dan Dijawab
Revisi UU Desa, Bacapres...
Revisi UU Desa, Bacapres Ganjar dan Puan Ungkap tentang Kesejahteraan
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Berita Terkini
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Zelfbestuur dan Negara...
Zelfbestuur dan Negara Kesejahteraan: Dari Program Sosial Menuju Gagasan Besar Indonesia
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Ini Pertimbangan Hakim...
Ini Pertimbangan Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo
Jokowi Beberkan Isi...
Jokowi Beberkan Isi Obrolannya dengan JK ketika Bertemu di HUT Bhayangkara
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved