Komentar Hatta Rajasa soal Konvensi Rakyat

Senin, 11 November 2013 - 18:45 WIB
Komentar Hatta Rajasa...
Komentar Hatta Rajasa soal Konvensi Rakyat
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa, mengisyaratkan siap mengikuti konvensi rakyat Calon Presiden (Capres) 2014 yang digagas oleh tokoh masyarakat, rohaniawan, akademisi, tokoh perempuan dan budayawan.

"Saya sih boleh-boleh ajalah melalui survei, melalui konvensi rakyat, tapi yang pasti yang benar itu pas Pemilu (Pemilihan Umum) 2014," kata Hatta Rajasa di halaman Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2013).

Dirinya pun tak mempermasalahkan konvensi yang digagas, sebagai bentuk kontribusi dalam memilih pemimpin yang berasal dari dan diinginkan rakyat itu. "Ya sebetulnya boleh-boleh saja, tapi nanti the true pilihan rakyat itu pada waktu pilpres," ucapnya.

Kendati demikian, dirinya belum begitu paham aturan main dalam konvensi rakyat tersebut.
"Bagaimana caranya konvensi rakyat itu. Ya sekarang kan sudah digadang segitu banyak melalui survei melalu apa. Konvensi rakyat itu seperti apa?," tuturnya.

Sebelumnya, maraknya kasus tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh elite partai politik, baik secara terstruktur maupun secara individual membuat keadaan rakyat di Indonesia semakin terpuruk dan berada dibawah garis kemiskinan.

Hal tersebut membuat beberapa tokoh lintas agama merasa terpanggil untuk membuat sebuah perubahan di Pemilu 2014 mendatang, dalam mencari capres yang kompeten dan pro terhadap aspirasi dari masyarakat.

Untuk itu, beberapa tokoh lintas agama tersebut membuat Komite Konvensi Rakyat untuk mencari Capres 2014 mendatang yang berkualitas dan benar-benar dipilih oleh rakyat secara langsung. Komite Konvensi Rakyat tersebut diketuai oleh Salahuddin Wahid dan Rommy Fibri selaku Sekretaris Komite Konvensi.

Berita terkait:
5 tokoh siap nyapres lewat Komite Konvensi Rakyat
(maf)
Berita Terkait
Moderator Debat Capres...
Moderator Debat Capres 2014 Zainal Arifin Mochtar: 2024 Harus Menarik, Bukan Hanya Nanya dan Dijawab
Revisi UU Desa, Bacapres...
Revisi UU Desa, Bacapres Ganjar dan Puan Ungkap tentang Kesejahteraan
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
Berita Terkini
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved