Secepatnya Hakim MK dievaluasi & diperiksa

Selasa, 29 Oktober 2013 - 02:02 WIB
Secepatnya Hakim MK...
Secepatnya Hakim MK dievaluasi & diperiksa
A A A
Sindonews.com - Pengamat hukum dari Indonesia Law Reform Institute (ILRINS), Jeppri F Silalahi mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus secepatnya melakukan pengusutan tentang dugaan gratifikasi yang diterima mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

Sebelumnya, Pusat Pelaporan Analisis Tranksaksi Keuangan (PPATK) menengarai ada transaksi mencurigakan dari sejumlah kepala daerah ke Akil Mochtar.

"Kasus ini menjadi pintu masuk memeriksa seluruh Hakim MK, untuk membuktikan siapa hakim yang kotor dan yang bersih dari (kasus dugaan) suap di MK," kata Jeppri lewat rilisnya kepada Sindonews, Senin 28 Oktober 2013.

Jeppri menjelaskan, dengan kata lain, KPK harus memprioritaskan melakukan pembersihan di lembaga MK. Hakim MK yang terbukti bersalah harus segera diganti.

"MK harus bersidang secepatnya menganulir keputusan sengketa pemilukada (pemilihan umum kepala daerah) yang cacat hukum tersebut, untuk memberikan kepastian hukum demi tegaknya hukum," ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, MK jangan berdalih lagi mengenai prosedural konstitusi yang menyatakan keputusan MK bersifat final dan mengikat. MK harus menegakkan hasil demokrasi kepala daerah pilihan rakyat bukan hasil pilihan suap dibanding aturan prosedural konstitusi.

"Hanya dengan cari ini, MK mampu menyelamatkan lembaganya sendiri dan mengembalikan citra dan kepercayaan kepada publik menghadapi Pemilu (Pemilihan Umum) 2014," pungkasnya.

Berita terkait:
PPATK temukan transaksi mencurigakan kepala daerah ke Akil.
(maf)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
MK Putuskan SD-SMP Negeri...
MK Putuskan SD-SMP Negeri dan Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved