Biaya demokrasi di Indonesia mahal

Kamis, 24 Oktober 2013 - 19:39 WIB
Biaya demokrasi di Indonesia...
Biaya demokrasi di Indonesia mahal
A A A
Sindonews.com - Demokrasi yang terjadi di Indonesia sangat mahal. Hal itu terungkap dalam Southeast Asian Parliamentary Against Corruption (SEAPAC).

Menurut Wakil Ketua DPR Pramono Anung, dalam sidang tersebut sempat mencuat mengenai mahalnya demokrasi di Indonesia. Mahalnya demokrasi tersebut, sangat berpengaruh baik langsung atau tidak terhadap tindakan korupsi.

"Jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara, Indonesia yang demokrasinya paling mahal," katanya, Kamis (24/10/2013).

"Karena di negara-negara lain termasuk Australia, orang mendapat sumbangan 10 ribu dolar Amerika, harus diumumkan secara terbuka. Di Indonesia sumbangan minimal untuk perorangan 100 ribu dolar Amerika, sedangkan perusahaan 750 ribu dolar Amerika. Ini menunjukkan biaya politik Indonesia dibanding negara-negara lain masih mahal," sambungnya.

Dalam hal ini, Pramono mengaku menjadi tanggung jawab bersama untuk membenahi sistem demokrasi yang ada.

"Maka kami harus menekan demokrasi bisa kembali on the right tracks, tidak terlalu mahal. Paling penting bisa memberi prosperity bagi rakyat," tegasnya.

Baca juga Indonesia tak bisa kejar aset koruptor di luar negeri.
(stb)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved