Nasir lebih setuju revisi UU MK

Jum'at, 18 Oktober 2013 - 15:03 WIB
Nasir lebih setuju revisi...
Nasir lebih setuju revisi UU MK
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil lebih setuju, bila Undang-undang Mahkamah Konstitusi (MK) direvisi, ketimbang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu).

"Saya lebih setuju UU MK direvisi ketimbang dibuat Perppu," katanya melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat (18/10/2013).

Menurutnya, Perppu tidak demokratis lantaran sikap DPR hanya bisa menerima atau menolak peraturan yang dikelurkan kepala negara tersebut.

"DPR saat menjawab Perppu juga hanya menjawab menerima dan menolak, tanpa argumentasi," terangnya.

Dirinya juga tak sejalan, jika hakim konstitusi harus berhenti dari partai politik (parpol) minimal 7 tahun. Ia mendorong waktu lebih lama dari yang diajukan SBY.

"Saya setuju agar yang latar belakang parpol boleh menjadi Hakim MK, jika sudah 10 tahun tidak aktif. Jadi, dua periode tidak aktif," tuntasnya.

Baca juga judicial review terbuka jika Perppu soal MK jadi UU.
(stb)
Berita Terkait
Telah Jadi UU, MK Putuskan...
Telah Jadi UU, MK Putuskan Tolak Gugatan Perppu 1/2020
Uji Materi Perppu 1/2020,...
Uji Materi Perppu 1/2020, Pemohon Pertanyakan Bukti Surat dan Pengesahan
Uji Perppu Ditolak,...
Uji Perppu Ditolak, MAKI Optimistis Gugatan UU 2/2020 Dikabulkan MK
Perppu 1/2020 Jadi UU,...
Perppu 1/2020 Jadi UU, Formappi Dorong Judicial Review Melalui MK
KMPK Gugat Perppu Nomor...
KMPK Gugat Perppu Nomor 1 Tahun 2020 ke MK
Perppu Corona Beri Cek...
Perppu Corona Beri Cek Kosong bagi Pemerintah untuk Melakukan Akrobat Susun APBN
Berita Terkini
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved