Adnan desak MK surati DPR untuk tambah hakim

Kamis, 17 Oktober 2013 - 20:40 WIB
Adnan desak MK surati...
Adnan desak MK surati DPR untuk tambah hakim
A A A
Sindonews.com - Constitution Centre Adnan Buyung Nasution (Concern ABN) mendesak Mahkamah Konstitusi (MK) untuk segera berkirim surat ke DPR agar memilih seorang Hakim Konstitusi.

Hal ini guna mengisi kekosongan jabatan Hakim Konstitusi sekarang ini. Mengingat mantan Ketua MK Akil Mochtar saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), atas sejumlah kasus dugaan suap penanganan perkara pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) di MK.

"Mengenai pemilihan Hakim Konstitusi baru itu, kami mengusulkan agar calon Hakim Konstitusi tidak berasal dari partai politik," ujar Direktur Eksekutif Concern ABN, Adnan Buyung Nasution dalam siaran persnya yang diterima Sindonews, Kamis (17/10/2013).

Selain itu, kata dia, agar rekam jejak atau track record calon Hakim Konstitusi yang bersangkutan juga dipertimbangkan. "Kemudian, proses seleksi harus dilakukan secara transparan dan melibatkan partisipasi masyarakat," ungkapnya.

Sebelumnya, Concern ABN menolak dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk menyelamatkan MK untuk saat ini. "Kami menolak rencana Presiden menerbitkan Perppu untuk menyelamatkan citra MK," ujar Adnan Buyung.

Baca juga berita terkait, Yusril: Sudah terlambat, Perppu MK tak perlu.
(maf)
Berita Terkait
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Survey Sentimen Publik...
Survey Sentimen Publik atas Putusan MK Soal Ambang Batas Presiden
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Resmi Lantik Tiga Anggota MKMK
Akademisi Nilai MK Terancam...
Akademisi Nilai MK Terancam Jadi Lembaga Perusak Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved