Dubes Tiongkok Bersama Para Pemimpin Ormas Islam Konsolidasikan Hubungan Indonesia-Tiongkok
Jum'at, 14 Maret 2025 - 23:28 WIB
loading...
Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) bersama Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia menyelenggarakan Tadarus Futuristik, Buka Bersama dan Berbagi, di Hotel Royal Kuningan Jakarta, Jumat (14/3/2025). Foto: Ari Sandita Murti
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) bersama Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia menyelenggarakan Tadarus Futuristik, Buka Bersama dan Berbagi, di Hotel Royal Kuningan Jakarta, Jumat (14/3/2025).
Ini untuk menghadapi situasi dunia yang semakin tidak menentu di tengah eskalasi konflik global dan peperangan yang terus bergejolak. Kemudian, mengantisipasi turbulensi ekonomi yang terus terjadi dan melakukan mitigasi terhadap ancaman bencana ekologis yang terus melanda di mana-mana serta memperkuat relasi Islam, Indonesia dan Tiongkok secara emosional, spiritual, dan kultural.
Baca juga: Pelibatan Ormas Islam Dinilai Cara Ampuh Lawan Radikalisme
Ketua Umum LPOI Prof Dr KH Said Aqil Siroj mengatakan, strategisitas keberadaan Indonesia sebagai negara demokrasi yang berpenduduk muslim terbesar di dunia dan strategisitas keberadaan Tiongkok sebagai negara modern yang maju dan kuat dengan penduduk terbesar di dunia.
“Jika diorkestrasi dengan baik mampu menjadi kekuatan peradaban dunia yang dapat mengharmonisasi kehidupan manusia sejagat raya,” ujarnya.
Indonesia-Tiongkok adalah 2 bangsa besar yang memiliki ikatan strategis baik di masa lalu, saat ini, dan di masa yang akan datang. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan keberadaan sejarah hubungan Nusantara dengan Tiongkok yang telah berlangsung lebih dari 2000 tahun.
Ini untuk menghadapi situasi dunia yang semakin tidak menentu di tengah eskalasi konflik global dan peperangan yang terus bergejolak. Kemudian, mengantisipasi turbulensi ekonomi yang terus terjadi dan melakukan mitigasi terhadap ancaman bencana ekologis yang terus melanda di mana-mana serta memperkuat relasi Islam, Indonesia dan Tiongkok secara emosional, spiritual, dan kultural.
Baca juga: Pelibatan Ormas Islam Dinilai Cara Ampuh Lawan Radikalisme
Ketua Umum LPOI Prof Dr KH Said Aqil Siroj mengatakan, strategisitas keberadaan Indonesia sebagai negara demokrasi yang berpenduduk muslim terbesar di dunia dan strategisitas keberadaan Tiongkok sebagai negara modern yang maju dan kuat dengan penduduk terbesar di dunia.
“Jika diorkestrasi dengan baik mampu menjadi kekuatan peradaban dunia yang dapat mengharmonisasi kehidupan manusia sejagat raya,” ujarnya.
Indonesia-Tiongkok adalah 2 bangsa besar yang memiliki ikatan strategis baik di masa lalu, saat ini, dan di masa yang akan datang. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan keberadaan sejarah hubungan Nusantara dengan Tiongkok yang telah berlangsung lebih dari 2000 tahun.
Lihat Juga :