ILR: KPK diisukan miring sudah biasa

Kamis, 10 Oktober 2013 - 06:36 WIB
ILR: KPK diisukan miring...
ILR: KPK diisukan miring sudah biasa
A A A
Sindonews.com - Tudingan-tudingan miring mulai bermunculan dalam penanganan kasus dugaan suap yang melibatkan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) nonaktif Akil Mochtar. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentunya tak luput dari sasaran.

Peneliti Indonesian Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar mengatakan, publik harus memberikan kepercayaan penuh kepada KPK dalam penanganan kasus sengketa Pemilukada Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan Pemilukada Lebak, Banten. Pasalnya, proses hukum sedang berjalan.

"Saya pikir, kita tunggu saja KPK bekerja. Karena sampai sejauh ini, masih ada saksi-saksi kunci yang perlu didalami oleh KPK," katanya ketika dihubungi Sindonews, Kamis (10/10/2013).

Terkait kecurigaan sejumlah kalangan bahwa KPK dimanfaatkan kelompok politik tertentu untuk menjatuhkan Akil dan menghancurkan MK, ia menilai, hal itu bukan pertama kalinya dialami KPK. Namun, lanjutnya, berbagai tudingan yang dialamatkan ke KPK tak pernah terbukti.

"Dari dulu KPK kan selalu diisukan begitu. Kita harus fokus pada substansi, sejauh ini kinerja KPK dalam mengurus substansi korupsi terbukti baik.

"Semua dugaan korupsi yang sudah dilimpahkan KPK ke pengadilan, secara hukum selalu kuat," sambungnya.

Sebelumnya, KPK menyita tiga mobil mewah dalam penggeledahan di rumah pribadi Akil Mochtar, Selasa (8/10). Salah satu mobil mewah berjenis Mercedes Benz S350, diatasnamakan sopir Akil, Daryono. Selain mobil itu, tim penyidik KPK juga menyita dua mobil milik Akil lainnya, yakni Toyota Crown Athlete bernomor polisi B 1614 SCZ dan Audi Q5 bernopol B 234 KIL.

Rumah Akil yang digeledah tersebut terletak di kawasan Liga Mas, Pancoran, Jakarta Selatan. Dalam penggeledahan tersebut, tim penyidik KPK mengamankan pula surat berharga senilai lebih dari Rp2 miliar, yang diduga juga berkaitan dengan kasus yang kini membelit Akil.

Baca berita:
Komisi III DPR: Ada modus pembunuhan karakter Akil
(kri)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved