Megawati tunggu isi Perpu soal MK

Rabu, 09 Oktober 2013 - 17:41 WIB
Megawati tunggu isi...
Megawati tunggu isi Perpu soal MK
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyesalkan, kasus dugaan suap yang melibatkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. Ia menyebut Akil telah mencederai proses demokrasi berbangsa.

Sementara saat ditanya soal Peraturan Pemeritah Pengganti Undang-Undang (Perpu) penyelamatan MK, Megawati menjawabnya normatif.

Megawati berharap, partainya ikut melihat Perpu tersebut, apakah memang akan bisa menyelesaikan persoalan yang ada. "Karena saya bukan orang hukum ya, harusnya memang dibicarakan ahli hukum tata negara," kata Mega di DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (09/10/2013).

"Sehingga menurut saya, saya memang menunggu kalau sekiranya ada Perpu apakah isinya yang justru akan kita lihat dari PDIP, apakah memang bisa seperti yang saya minta ini akan bisa menyelesaikan persoalan yang sumbernya itu memang datang dari orang yang ada di MK," imbuhnya.

Menurut Mega, MK adalah sebuah lembaga yang menghasilkan keputusan final. Namun dengan munculnya kasus ini, justru MK yang seharusnya menjadi pintu final para pencari keadilan, kini runtuh kewibawaan MK.

"Yang sebagai sebuah lembaga yang prosesnya itu final. Bayangkan finalnya ini sebagai problem. Karena secara finalnya, itu kan enggak sesuai yang dikehendaki banyak orang, melihat MK saat ini," tukasnya.

Baca juga berita terkait, Pengawas Etik MK akan dilengkapi kotak aduan.
(maf)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
Megawati Hangestri Diminati...
Megawati Hangestri Diminati Klub Jepang, Turki, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved