Pengamat minta MK bebas dari politikus

Rabu, 09 Oktober 2013 - 08:40 WIB
Pengamat minta MK bebas...
Pengamat minta MK bebas dari politikus
A A A
Sindonews.com - Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan lembaga yang sangat power full. Sangat riskan jika lembaga penegak konstitusi ini memiliki unsur dari kalangan politikus.

Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto khawatir politikus yang terlibat di MK akan merusak konstitusi. Karena politikus yang terlibat di MK besar kemungkinannya tidak bisa melepas baju partai politiknya.

"Ini sangat mengkhawatirkan. Pertama latar belakang politik yang tidak bisa lepas dari kepentingan, dan kedua adalah, dengan melibatkan politikus di MK, maka MK akan dijadikan lembaga transaksi untuk berbagi kekuasaan," paparnya saat berbincang dengan Sindonews, Selasa 8 Oktober 2013 malam.

Gun Gun khawatir politikus yang ada di dalam MK tidak amanah. Apalagi sebagai lembaga yang keputusannya final dan mengikat, MK tidak memiliki pengawasan.

"Memang ini kasuistik (kasus Akil Mochtar). Artinya, seorang Mahfud MD bisa bekerja secara profesional, meskipun Mahfud politikus," katanya.

Lain pihak pengangkatan Patrialis Akbar sebagai hakim konstitusi, dianggap Gun Gun sebagai preseden buruk bagi lembaga setinggi MK. "Ini membuktikan adanya power sharing," imbuhnya.

Seperti diketahui, mantan Ketua MK Mahfud MD berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Akil pernah menjadi politikus Partai Golkar. Sementara Patrialis berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN), dan pernah menjabat posisi Menteri Hukum dan HAM.

Klik di sini untuk berita terkait
(stb)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved