Hakim MK dengar penangkapan Akil dari politikus Demokrat
Kamis, 03 Oktober 2013 - 02:54 WIB
Hakim MK dengar penangkapan Akil dari politikus Demokrat
A
A
A
Sindonews.com - Hakim Mahkamah Kontitusi (MK) Patrialis Akbar mengaku mendengar penangkapan Ketua MK Akil Mochtar, dari salah satu politikus Partai Demokrat Benny Kabur Harman.
Saat kejadian penangkapan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Patrialis mengaku sedang tidur. Ia terbangun saat Benny K Harman meneleponnya malam-malam.
"Ini ada apa Pak Benny K Harman menelepon malam-malam. Saya angkat telepon, halo bung, ini ada apa sama Ketua MK," ucap Patrialis sembari menirukan percakapan telepon, kepada Sindonews, di Gedung MK, Jakarta, Kamis (2/10/2013).
Patrialis mengaku sangat kaget mendengar berita penangkapan tersebut. Ia tak menduga pimpinannya itu salah satu orang yang ditangkap penyidik KPK dalam operasi tangkap tangan.
Di mata Patrialis Akbar, Akil Mochtar merupakan sosok yang berintegritas. "Integritas selama ini tidak ada masalah," kata mantan Menteri Hukum dan HAM itu.
Akil Mochtar ditangkap bersama dua orang lainnya yakni anggota Komisi II Fraksi Golkar Chairunnisa dan salah seoran pengusaha berinisian CN. di Kompleks Widya Chadra III No 7 Jakarta Selatan. Saat penangkapan itu, penyidik KPK juga menyita sejumlah uang dalam mata uang Dolar Singapura yang jika dirupiahkan sekira Rp2-3 miliar.
Saat kejadian penangkapan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Patrialis mengaku sedang tidur. Ia terbangun saat Benny K Harman meneleponnya malam-malam.
"Ini ada apa Pak Benny K Harman menelepon malam-malam. Saya angkat telepon, halo bung, ini ada apa sama Ketua MK," ucap Patrialis sembari menirukan percakapan telepon, kepada Sindonews, di Gedung MK, Jakarta, Kamis (2/10/2013).
Patrialis mengaku sangat kaget mendengar berita penangkapan tersebut. Ia tak menduga pimpinannya itu salah satu orang yang ditangkap penyidik KPK dalam operasi tangkap tangan.
Di mata Patrialis Akbar, Akil Mochtar merupakan sosok yang berintegritas. "Integritas selama ini tidak ada masalah," kata mantan Menteri Hukum dan HAM itu.
Akil Mochtar ditangkap bersama dua orang lainnya yakni anggota Komisi II Fraksi Golkar Chairunnisa dan salah seoran pengusaha berinisian CN. di Kompleks Widya Chadra III No 7 Jakarta Selatan. Saat penangkapan itu, penyidik KPK juga menyita sejumlah uang dalam mata uang Dolar Singapura yang jika dirupiahkan sekira Rp2-3 miliar.
(lal)